PPNI Sumbar: Banyak Tenaga Perawat Terpapar Covid

Metro-113 hit 09-05-2020 05:23
Sekretaris DPW NasDem Sumbar Musmaizer saat serahkan bantuan APD kepada pihak PPNI Sumbar, Jumat (8/5). (Foto : Amz)
Sekretaris DPW NasDem Sumbar Musmaizer saat serahkan bantuan APD kepada pihak PPNI Sumbar, Jumat (8/5). (Foto : Amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Banyaknya tenaga perawat yang terpapar virus Corona (Covid-19) saat melakukan penanganan pasien positif di Sumbar, membuat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sumbar menaruh perhatian serius terhadap kenyataan itu.

"Data sementara kami, menunjukan ada puluhan orang dari rekan-rekan kami itu yang terpapar. Kalau sebelumnya ada sekitar 13 orang terdapat di Kabupaten Pesisir Selatan yang sempat terpapar, namun kini hanya tinggal satu orang lagi yang masih dirawat," ungkap Wakil Sekretaris PPNI Sumbar Azzeddin kepada Arunala.com usai menerima bantuan APD dari DPW Partai NasDem Sumbar, di Padang, Jumat (8/5).

Dan yang cukup signifikan naiknya kemarin ini, lanjut Azzeddin, yaitu di Kota Padang Panjang. Dan angka ini mungkin saja akan terus bertambah dalam beberapa hari kedepan.

Baca Juga

Dia menyebutkan, sebagai tenaga terdepan dalam penanganan pasien positif Covid-19 bersama tenaga medis, proteksi diri para perawat juga dinilai belum optimal.

"Kalau kami melihat, teman-teman perawat yang bertugas di lapangan baik itu di sejumlah rumah sakit dan puskesmas, itu masih minim atau arti kata ndak lengkap perlengkapan APD-nya. Ndak sesuai dengan protap penanganan Covid," kata Azzeddin.

Hal lain menurut Azzeddin yang juga menyebabkan banyak tenaga perawat maupun tim medis yang terpapar virus Corona saat ini juga disebabkan karena ketidakjujuran pasien, baik itu saat mereka mau berobat awal maupun sedang jalani perawatan.

"Melihat kenyataan ini, kami dari PPNI Sumbar terus lakukan advokasi kepada setiap perawat yang ada dan juga masyarakat bahwa Covid-19 ini bukan lah suatu aib," tukas Azzeddin.

Adapun bentuk advokasi maupun edukasi tentang pencegahan covid kepada masyarakat maupun kepada tenaga perawat, jelasnya, misal tentang apa itu Covid, bagaimana cara penularan virus ini, bagaimana cara pencegahannya dan hal lainnya menyangkut penanganan wabah virus tersebut.

"Jadi, dengan jujurnya masyarakat itu kepada perawat maupun tim medis yang menangani, setidaknya bisa dilakukan upaya meminimalisir penyebaran wabah covid tersebut di masyarakat," harap Azzeddin.

Selanjutnya, terkait bantuan APD yang diterima PPNI Sumbar dari Partai NasDem itu, nantinya akan didistribusikan kepada para perawat tersebut di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di 19 kabupaten kota di Sumbar.

"Tapi kami melihat juga, dimana tempat yang sangat membutuhkan, artinya dimana angkanya yang tertinggi itu lah yang dulu kami distribusikan," kata Azzeddin.

Komentar