Negara India Jajaki Potensi Investasi di Sumbar

Metro- 18-02-2022 11:40
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Suwirpen ketika menerima kunjungan Konjen India, Subham Singh di DPRD Sumbar, Kamis siang (17/2). (Dok : Istimewa)
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Suwirpen ketika menerima kunjungan Konjen India, Subham Singh di DPRD Sumbar, Kamis siang (17/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Negara India jajaki potensi investasi yang ada di Sumbar. Ini diketahui dengan kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) India yang ada di Kota Medan, Subham Singh ke DPRD Sumbar, Kamis siang (17/2).

Kedatangan Konjen India ini diterima langsung Wakil Ketua DPRD Sumbar, Suwirpen didampingi Kabag Pelaksanaan Anggaran Delvi, dan Tenaga Ahli, Weri Darta Taiful dan Kasubag Humas Protokol, Dahrul Idris di ruang kerjanya di gedung DPRD Sumbar.

Dalam pertemuan itu, Suwirpen mengungkapkan, Sumbar memiliki banyak potensi, selain pertanian, pariwisata merupakan unggulan yang dimiliki.

Baca Juga

Secara geografis Sumbar terdiri dari pegunungan, pantai dan perbukitan. Jika diistilahkan, Sumbar diciptakan pada saat tuhan sedang tersenyum.

Untuk itu perlu pembangunan SDM agar potensi yang dimiliki bisa memberikan dampak bagi pembangunan ekonomi.

Sementara itu, Shubham Singh mengaku senang disambut Wakil Ketua DPRD Sumbar, Suwirpen yang juga berasal dari pemilihan Kota Padang.

Shubham juga menawarkan sejumlah kerja sama dengan Kota Padang. Di antaranya bidang informasi dan teknologi (IT) antara perguruan tinggi di Kota Padang dengan perguruan terkemuka di India.

"Kami juga menawarkan kerjasama investasi dari India untuk Kota Padang terutama yang berhubungan dengan bahan bumbu tradisional dan juga bisa digunakan untuk ornamen dekorasi. Tidak tertutup kemungkinan, apa saja bisa dikerjasamakan nantinya," imbuhnya.

Terakhir, Shubham Singh juga mengungkapkan ketertarikannya untuk menyaksikan secara langsung tradisi Serak Gulo (membagi-bagikan gula) di Kota Padang pada 2022 nantinya.

Diketahui, tradisi yang jadi iven tahunan yang digelar setiap 1 Jumadil Akhir penanggalan hijriyah ini, merupakan tradisi turun temurun yang dijalankan oleh warga muslim keturunan India di Kota Padang tepatnya di Jalan Pasar Batipuh, Kelurahan Pasa Gadang.

"Pengamatan saya, tradisi tersebut diyakini sebagai simbol rasa syukur umat muslim keturunan India atas rezeki yang diterima sepanjang tahun," Shubham Singh. (*)

Komentar