Publik Bisa Pantau Proses Penyelesaian Sengketa Pemilihan

Metro- 24-02-2022 10:39
Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen saat berikan sambutan saat buka sosialisasi SIPS 3.0 di Padang, Kamis (24/2). (Foto : Arzil)
Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen saat berikan sambutan saat buka sosialisasi SIPS 3.0 di Padang, Kamis (24/2). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Sistem informasi penyelesaian sengketa pemilu (SIPS) yang dirilis Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus alami pembaruan dari tiap pemilu.

Tahun ini, sistem SIPS ini sudah dalam versi 3.0. Sistem pelayanan ini disesuaikan dengan karekteristik pemilu atau pun pemilihan yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang.

Hal ini dijelaskan Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen saat membuka sosialisasi sistem informasi penyelesaian sengketa (SIPS) versi 3.0 di salah satu hotel di Padang, Kamis (24/2).

Baca Juga

"Sebenarnya, aplikasi SIPS 3.0 ini diluncurkan untuk memudahkan Bawaslu dalam penyelesaian sengketa terkait pemilu dan pemilihan yang lebih baik lagi," kata Surya Efitrimen.

Menurut Surya, pada aplikasi SIPS 3.0 ini, masyarakat umum juga bisa mengakses berbagai informasi terkait sengketa pemilihan, tidak terbatas kepada hanya pemohon dan termohon sengketa saja. Juga menampilkan tata cara pengajuan sengketa, mulai dari proses pendaftaran hingga putusan-putusan terkait sengketa pemilu.

Selain itu, lanjutnya, aplikasi SIPS 3.0 dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi, tidak sekadar registrasi permohonan sengketa saja, tetapi seluruhnya. Dari hulu sampai hilir proses sengketa pemilihan disediakan.

Dia juga menambahkan, SIPS 3.0 merupakan implementasi dari keterbukaan informasi publik.

"SIPS 3.0 merupakan pembaharuan dari sistem sebelumnya yang merupakan bentuk keterbukaan informasi Bawaslu kepada masyarakat," tegas Surya Efitrimen.

Dirinya juga menyinggung peran media yang bisa mengelaborasi informasi yang ada dalam SIPS ini agar bisa diketahui secara jelas oleh publik.

"Sebab SIPS ini juga bagian dari upaya Bawaslu lebih transparan dalam penangganan sebuah sengketa pemilihan," tukas Surya Efitrimen.

Sedangkan Kepala Sekretarian Bawaslu Sumbar, Karnalis Kamaruddin menyampaikan, SIPS ini tidak lagi untuk peserta pemilu atau pemilihan saja, tapi akses ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat, penggiat pemilu, pemantau dan juga stakeholder terkait.

"Aplikasi ini juga salah satu langkah Bawaslu lakukan pengawasan secara berjenjang mulai Bawaslu RI, provinsi hingga kabupaten kota dan panwascam yang terintegritas," kata Karnalis.

Dalam sosialisasi ini, peserta yang ikut berasal dari Bawaslu kabupaten kota, alumni SKPP lanjutan dan juga unsur media.

Komentar