Tidak Miliki Document Rapid, Penumpang Batal Terbang

Ekonomi-368 hit 10-05-2020 13:45
Calon penumpang menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan kepada petugas di bandara. (Foto : Dyz)
Calon penumpang menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan kepada petugas di bandara. (Foto : Dyz)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Sejumlah penumpang pesawat Batik Air batal berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Ketaping, Padangpariaman tujuan Soekarno-Hatta (Soetta) Jakarta, Minggu siang (10/5).

"Memang benar ada sejumlah penumpang batal berangkat dari BIM, itu hasil pemeriksaan petugas di bandara sebelum berangkat," kata Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang BIM, Yos Suwagiyono saat dihubungi Arunala.com , Minggu (10/5).

Menurut dia, penumpang tersebut tidak lengkap dokumen untuk penerbangan sesuai standar Covid-19. Karena penumpang tidak mempunyai document rapid/swap PCR/(no reaktif).

Baca Juga

"Calon penumpang itu hanya bisa melampirkan surat keterangan sehat dan ditolak oleh Satgas Covid-19 BIM," terang Yos.

Sementara bagi maskapai Lion Air grup memfasilitasi calon penumpang dengan reschdule sampai memenuhi kriteria syarat pelaku perjalanan penerbangan atau reffund full.

"Padahal calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri. "Dokumen tidak boleh kurang oleh calon penumpang," tegas Yos.

Dia menambahkan, BIM memperketat penerbangan guna mencegah penyebaran dan penularan virus Corona.

"Pihaknya tidak mengizinkan calon penumpang naik pesawat bila tidak lengkap dokumen perjalanan," imbuhnya.

Sementara Humas BIM, Fendrick Sondra menyatakan, ada sejumlah penumpang Batik Air dari BIM tujuan Jakarta batal berangkat. Batik Air berangkat dari BIM tujuan Jakarta 10.00 WIB

"Hasil pemeriksaan petugas di bandara ada sejumlah penumpang batal berangkat,"kata dia.

Penumpang berangkat sebanyak 14 orang dimana mereka memiliki dokumen sesuai persyaratan penerbangan Covid-19. Mereka ini telah melakukan check ini di bandara untuk berangkat tujuan Jakarta.

"Sedangkan 4 batal berangkat dimana tiga penebangan reschedule, satu penebangan refund, sedangkan 35 orang calon penumpang tidak datang ke Bandara," jelas Fendrick.

Komentar