Guru SD Dilatih Buat Soal Ujian Berbasis Assessment

Metro- 05-02-2022 15:55
Kabid Dikdas di Disdikpora Kota Pariaman, Yurnal beri arahan menyangkut ujian berbasis assessment nasional kepada sejumlah guru SD di Kecamatan Pariaman Timur, Sabtu (5/2). (Dok : Istimewa)
Kabid Dikdas di Disdikpora Kota Pariaman, Yurnal beri arahan menyangkut ujian berbasis assessment nasional kepada sejumlah guru SD di Kecamatan Pariaman Timur, Sabtu (5/2). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Kelompok Kerja Guru (KKG) dan K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kecamatan Pariaman Timur adakan pelatihan membuat soal ujian berbasis assessment nasional.

Pelatihan seluruh guru kelas tingkat sekolah dasar (SD) se Kecamatan Pariaman Timur. Pelatihan ini dilaksanakan di SDN 04 Desa Kajai, Sabtu (5/2).

"Kegiatan ini cukup bermanfaat. Disamping menambah ilmu untuk para guru SD, juga sekaligus membekali guru tersebut dalam merakit soal berbasis assessment nasional dan bisa mengenalkan kepada murid--murid sehingga mereka tidak akan canggung lagi saat menghadapi ujian," kata Kepala bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Kota Pariaman, Yurnal saat buka pelatihan itu.

Baca Juga

Kemendikbud Ristek, sebutnya, telah menerapkan aturan baru dalam pelaksanaan ujian mid dan semester terhadap murid SD. Sebelumnya murid SD melaksanakan ujian berbasis ujian nasional (UN) dan sejak 2021 lalu, pelaksanaan ujian berbasis assessment kompetensi minimum (AKM) baru di mulai dengan ujian Assessment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) kelas IV.

"Untun 2022 ini, semua murid mulai kelas I sampai kelas VI akan melaksanakan AKM. Pelaksanaan masih melalui kertas namun soal -- soal ujian sudah berbasis assessment nasional. Semoga murid-murid nanti akan terbiasa menghadapi ANBK dan dapat meningkatkan nilai Kota Pariaman dalam pelaksanaan ANBK," ucap Yurnal.

Sementara, Ketua K3S, Buyung mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 146 guru yang terdiri dari guru kelas, olahraga dan guru agama. Kegiatan yang juga dihadiri oleh pengawas pembina, Redawati itu dilakukan dua tahap.

"Tahap pertama, pelatihan dilaksanaknan Sabtu (5/2), dan diikuti guru kelas IV, V, VI dan guru olahraga. Tahap kedua dilaksanakan Sabtu depan (12/2) yang akan diikuti guru kelas I, II, III dan guru agama. Dalam pelatihan ini, dihadirkan narasumber dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumbar, Delviati," ungkapnya.

Komentar