Permudah Akses Pelaku UMKM Masuk Pasar Online

Ekonomi-238 hit 12-05-2020 22:42
Anggota DPR RI Komisi VI, Nevi Zuairina saat RDPU virtual dengan pihak  PT XL Axiata dan PT Indosat, di Padang, Selasa (12/5). (Foto : Istimewa)
Anggota DPR RI Komisi VI, Nevi Zuairina saat RDPU virtual dengan pihak PT XL Axiata dan PT Indosat, di Padang, Selasa (12/5). (Foto : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Wabah virus cowonya (Covid-19) yang terjadi saat ini membuat produksi dan penjualan sebagian besar pelaku UMKM di tanah air menjadi stagnan.

Physical distance menjadikan aktifitas UMKM menjadi terhambat. Solusi bisa keluar dari persoalan itu, para pelaku ini mulai memanfaatkan jaringan online dalam memasarkan produk mereka.

"Namun, kenyataan yang dihadapi pelaku UMKM ini masih jauh dari harapan mereka. Mengingat untuk bisa memasarkan produk atau bertransaksi secara online tidak semudah mereka bayangkan," kata Anggota DPR RI Komisi VI, asal Dapil Sumbar 2, Nevi Zuairina melalui keterangan tertulisnya kepada media di Padang, Selasa siang (12/5).

Baca Juga

Penjelasan yang disampaikan Nevi setelah dia bersama Anggota DPR RI Komisi VI yang lain melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) virtual dengan pihak PT XL Axiata dan PT Indosat, Selasa itu.

Dalam rapat itu, sebut Nevi, dirinya meminta perusahaan penyedia layanan komunikasi seluler itu juga fokus berkontribusi memudahkan sektor UMKM disamping pendidikan.

Dirinya berharap bagaimana PT XL Avianta, PT Indosat dan tentu juga PT Telkomsel memberikan kemudahan market dan transaksi online kepada pelaku UMKM.

"Saat ini pelaku UMKM 'menjerit' akibat dari dampak penanganan Covid-19 ini. Mereka mau masuk ke pasar online dan bertransaksi online, mestinya developmant program di Telkomsel, Indosat dan XL bisa membuat sebuah aplikasi mudah dan simple untuk market online UMKM ini," ujar Nevi.

Dia menambahkan pihak provider itu hendaknya bisa berikan layanan paripurna kepada pelaku UMKM yang ingin memasarkan produk dan bertransaksi secara online.

"Ini sebagai bentuk ikut menyukseskan stay at home dan work from home yang dianjurkan pemerintah dan WHO," kata Nevi Zuairina.

Komentar