Rahmang Hadiahkan Batik Khas Padangpariaman untuk Yudas

Metro- 08-03-2022 08:30
Wakil Bupati Padangariaman Rahmang serahkan cendera mata untuk Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet yang akan memasuki purna tugas, Senin malam (7/3). (Dok : Istimewa)
Wakil Bupati Padangariaman Rahmang serahkan cendera mata untuk Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet yang akan memasuki purna tugas, Senin malam (7/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Tua Pejat, Arunala -- Rapat koordinasi (rakor) Pemprov Sumbar bersama pemkab dan pemko yang diadakan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, diisi juga dengan agenda pengantar purna tugas Bupati dan Wakil Bupati Mentawai yang diadakan aula Bujai Mentawai Griya Hotel Tua Pejat, Senin malam (7/3).

Wakil Bupati Padangariaman Rahmang yang juga hadiri diacara itu menyebutkan, Yudas adalah kepala daerah yang cerdas dan energik.

"Pasalnya, membangun Mentawai bukanlah hal mudah, medan yang sulit dan akses yang terbatas serta wilayah kepulauan adalah tantangan dalam menjalankan program dan pembangunan," kata Rahmang.

Baca Juga

Dirinya juga menyampaikan semoga Yudas selalu sehat dan tetap berkontribusi untuk masyarakat khususnya di Mentawai ini. Setelah itu Rahmang kemudian memberikan Yudas cendera mata berupa baju Batik Degranasda yang menjadi ikon Padangpariaman.

Batik ini mengambil motif ciri khas Padangpariaman itu merupakan hasil karya dan produk UMKM masyarakat di kabupaten tersebut.

Sebelumnya, Yudas dalam sambutannya menyebutkan masa purna tugas adalah hal biasa dan akan dilalui siapa saja yang hari ini masih dalam menjalaninya masa tugasnya.

Menurutnya, mengakhiri tugas dengan acara pengantar purna tugas menunjukan bahwa yang bersangkutan telah menyelesaikan tugasnya dengan baik.

"Purna tugas merupakan harapan semua, karena orang yang purna tugas berarti dia menyelesaikan tugasnya dengan baik," katanya.

Dia juga tidak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada bupati wali kota se Sumatera Barat (Sumbar). Kalau dalam pergaulan selama ini ada hal yang kurang berkenan, dengan harapan di masa purna tugas bisa ini lebih punya waktu untuk keluarga, dan bermasyarakat di Mentawai khususnya.

"Selama 15 tahun jadi kepala daerah, (wakil bupati dan bupati dua periode) mungkin banyak yang kurang berkenan dalam pergaulan baik secara pribadi maupun selaku sama-sama kepala daerah, kami mohon maaf," ucap Yudas.

Sebagaimana diketahui, Yudas Sabaggalet, memulai jenjang kepemimpinannya dari menjadi wakil bupati periode 2006-2011, kemudian jadi Bupati Mentawai dua periode, tahun 2011-2016 dan 2017-2022.

Sejatinya, periodesasi Bupati Yudas Sabaggalet dan Wakil Bupati Kortanius Sabeleake akan berakhir pada 22 Mei 2022 mendatang. Namun karena memanfaatkan momen agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Pemprov Sumbar dengan pemkab dan pemko, maka agenda pengantar purna tugas ini jadi bagian agenda rakor di Mentawai itu.(*)

Komentar