Penjual Miras Nyambi Nyabu Ditangkap

Metro- 11-03-2022 22:03
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu, di Mapolda Sumbar saat jumpa pers, tentang penangkapan tersangka pemilik ratusan botol miras yang juga puluhan paket yang diduga sabu, Jumat (11/3).
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu, di Mapolda Sumbar saat jumpa pers, tentang penangkapan tersangka pemilik ratusan botol miras yang juga puluhan paket yang diduga sabu, Jumat (11/3).

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditrkrimsus) Polda Sumbar menangkap pelaku pedagang minuman keras (miras) tanpa izin berbagai merk di Bukittinggi.

Tak diduga, dari penangkapan itu, polisi juga mendapati puluhan paket narkotika jenis sabu dari tersangka penjual miras tersebut.

"Awalnya petugas menangkap pria berinisial R (44), karena jual miras, namun petugas juga menemukan puluhan paket yang diduga narkotika jenis sabu dari tersangka," sebut Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu, di Mapolda Sumbar saat jumpa pers, Jumat (11/3).

Baca Juga

Dia menjelaskan, pelaku R (44) ditangkap pada Rabu (9/3) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di Kelurahan Tarok Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi.

Satake menambahkan, penangkapan terhadap tersangka penjual minuman beralkohol ini setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat.

Saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku, petugas dari Ditkrimsus Polda Sumbar menemukan botol minuman beralkohol dengan berbagai merk.

"Ada 245 botol dengan kadar alkohol 14 persen sampai 45 persen dengan total ratusan juta rupiah yang disimpan dalam rumah oleh tersangka,"pungkas dia.

Dari pengakuan tersangka pada penyidik, lanjut dia, tersangka menjual miras tanpa izin dilakukan sejak 2019, miras tersebut dibeli secara online selanjutnya dijual kembali.

Saat ini kasus tersebut dalam pengembangan Ditreskrimsus Polda Sumbar. Tersangka dijerat Pasal 106 ayat (1) jo Pasal 24 ayat (1) UU Nomor 7 tahun 2004 tentang perdagangan sebagaimana telah dirubah dalam paragraf 8 Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Ancaman hukuman 4 tahun penjara," jelas Satake

"Sedangkan untuk barang bukti yang paket sabu yang disita dari tersangka jumlahnya sebanyak 23 paket dengan berat 2,13 gram, satu pack plastik klip, dan alat hisap sabu (bong)," sebut Kabid Humas Polda Sumbar ini.

Komentar