BIGStar RSUP Dr M Djamil Raih Most Voted Innovators

Metro- 24-03-2022 18:09
Direktur Umum, SDM dan Pendidikan RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM saat menerima penghargaan Most Voted Innovators untuk inovasi BIGStar pada Demo Day
Direktur Umum, SDM dan Pendidikan RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM saat menerima penghargaan Most Voted Innovators untuk inovasi BIGStar pada Demo Day "Health Innovation Sprint Accelerator 2022", di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (24/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Jakarta, Arunala - RSUP Dr M Djamil Padang menoreh prestasi nasional melalui Big Data In Support Of Analytical Research (BIGStar).

Inovasi ini meraih penghargaan Most Voted Innovators pada Demo Day "Health Innovation Sprint Accelerator 2022".

Helatan ini sendiri diadakan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi-Digital Transformation Office (Pusdatin-DTO) Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga

Penghargaan tersebut diterima Direktur Umum, SDM, Pendidikan RSUP Dr M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM dan diserahkan oleh Chief of DTO Kemenkes, Setiaji di Four Seasons Hotel, Jakarta, hari ini (24/3).

"Rasa syukur kami akan keberhasilan inovasi dan kreasi dari RSUP Dr M Djamil ini mendapatkan penghargaan Most Voted Innovators. Tentunya raihan ini dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumbar tentunya," kata Direktur Umum, SDM, Pendidikan RSUP Dr M Djamil, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM, kepada Arunala.com , Kamis (24/3).

Project Leader BIGStar ini mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wagub Sumbar, direksi, manajemen, tenaga medis, dan paramedis, tim BIGStar serta staf atas dukungan terhadap inovasi BIGStar ini.

"Dan, semua pihak yang memberikan dukungan pada saat pengumpulan vote," ucapnya.

Inovasi BIGStar ini, sebut Dovy, merupakan bank data RSUP Dr M Djamil yang merangkum ekstraksi data rekam medis yang dimaknai ke dalam variabel-variabel penelitian. Sehingga, dapat dimanfaatkan oleh peneliti baik internal maupun eksternal dalam melakukan penelitian.

"Jadi, para peneliti dalam mengumpulkan data cukup mengakses BIGStar tanpa perlu mengakses dokumen medis secara langsung," tutur Dovy.

Dovy mengatakan keunggulan BIGStar yakni data yang tersedia dalam jumlah besar hingga ribuan set. Penyediaan data tinggal ekstraksi via download data pada dashboard.

"Dan, ekstraksi data cepat dan tepat serta tidak perlu mengakses dokumen medis secara langsung (dokumen medis rahasia)," papar Ketua POGI Sumbar ini.

Untuk diketahui, kata Dovy, inovasi BIGStar ini sudah terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

"Bahkan, sudah terpublikasi di 10 publikasi internasional tahun 2021," ungkapnya.

Dovy menyebutkan rencana ke depannya baik internal, lokal maupun nasional dan internasional terhadap inovasi BIGStar ini.

Untuk internal berupa mengembangkan dataset pada data pelayanan lainnya yaitu kanker, kardiovaskuler dan KIA.

"Dan, meningkatkan penelitian staf dalam peningkatan pelayanan RSUP Dr M Djamil (dibuktikan dengan penelitian internasional terpublikasi)," sebutnya.

Untuk lokal, meningkatkan kerja sama lokal untuk membentuk academic health system. Tentunya melalui training kepada staf medis dan dosen FK Unand terkait penelitian. Meningkatkan kerja sama dan kolaborasi penelitian dengan institusi lokal dengan pemanfaatan BIGStar.

"Untuk nasional dan internasional berupa meningkatkan kerja sama dan kolaborasi penelitian dengan RS vertikal lainnya. Baik yang ada di Indonesia bahkan internasional dengan pemanfaatan BIGStar," tegas Dovy.

Sementara Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengucapkan selamat kepada lima inovasi yang terpilih dalam Demo Day "Health Innovation Sprint Accelerator 2022".

"Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk memetakan dan menginkubasi inovasi-inovasi digital unggulan di bidang teknologi kesehatan. Tentunya ini dalam rangka membangun ekosistem inovasi," ucapnya.

Ditambahkan Chief of DTO Kemenkes, Setiaji, ke depan, kelima tim ini akan diakomodir oleh Kemenkes dalam program regulatory sandbox.

"Ini untuk mengakomodasi upaya inovasi hingga hilirisasi produk yang tengah dikembangkan kepada masyarakat dan fasilitas kesehatan yang ada," tuturnya.

Untuk diketahui, Health Innovation Sprint Accelerator 2022 ini telah berjalan sejak bulan Januari 2022, dan berhasil menjaring 105 inovasi bidang teknologi kesehatan.

Kemudian dikerucutkan menjadi 15 inovator yang diseleksi dan telah mengikuti roadshow di Medan, Bandung, Surabaya hingga Makassar pada 2 hingga 15 Maret 2022 lalu.

Komentar