Nagari Mobile Banking; Menebar Kebaikan dalam Genggaman

Ekonomi- 25-03-2022 15:43
Nagari Mobile Banking, salah satu transformasi layanan digital Bank Nagari. (Dok : Istimewa)
Nagari Mobile Banking, salah satu transformasi layanan digital Bank Nagari. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Pandemi dan teknologi memang mengubah aktivitas masyarakat. Gaya hidup digital yang merupakan hasil revolusi gaya hidup dalam satu dekade terakhir semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas dimana pun dan kapan pun di masa pandemi.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, dan didukung oleh kemajuan perangkat digital, membuat segala hal dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

Sejak pandemi Covid-19 mengubah hidup Ahmad Fuadi, 38, secara drastis. Pekerja di industri kreatif ini sebelum masa pandemi aktif menerima pekerjaan dari kliennya untuk pembuatan konten video.

Baca Juga

Namun, sejak pandemi terjadi pada Maret 2020 silam, pria yang tinggal di Kompleks Beringin Indah, Balaigadang, Kototangah ini lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah.

"Sekarang lebih banyak melakukan pekerjaan di rumah. Jika ada project baru keluar rumah," kata Fuadi, Jumat (25/3).

Meskipun aktivitas di luar rumah berkurang, namun bukan berarti Fuadi menganggur. Justru pekerjaan yang biasanya dilakukan di luar rumah termasuk di studio kini diboyong ke rumah.

Bagi dia, melakukan pekerjaan di rumah lebih aman dibanding jika dirinya harus keluar rumah.

"Toh sekarang meeting dan komunikasi lainnya bisa dilakukan secara virtual," urai nasabah setia Bank Nagari ini.

Banyaknya aktivitas yang kini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi, membuat kualitas hidup Fuadi dan keluarganya menjadi lebih baik.

Bagi dia, layanan Nagari Mobile Banking dari Bank Nagari sangat membantu aktivitasnya, apalagi di masa pandemi seperti saat ini.

"Transaksi melalui Nagari Mobile Banking bisa saya lakukan dari mana saja, kapan saja. Bahkan, pembayaran tagihan listrik, telepon, air, pembelian pulsa bisa dilakukan di rumah saja,"cetusnya.

Keuntungan lain yang dirasakannya, yakni dirinya tak lagi harus antre di anjungan tunai mandiri (ATM) maupun kantor cabang bank apabila ingin melakukan transaksi keuangan.

"Fitur digital Nagari Mobile Banking sekarang sangat bermanfaat. Di kondisi pandemi seperti sekarang tentu riskan jika harus antre di ATM maupun antre di kantor cabang. Banyak waktu yang terbuang, dengan fitur digital hanya butuh waktu beberapa menit untuk melakukan transaksi," paparnya.

Sejatinya, kata dia, keuntungan yang dirasakan dari Nagari Mobile Banking itu tak hanya dirasakan sekarang.

Sebelum pandemi pun, pria yang memiliki hobi touring ini sudah merasakan kemudahan dari layanan Nagari Mobile Banking.

"Pernah saat touring tahun 2019, orang tua menelepon butuh uang. Di pegunungan mana ada ATM. Beruntung ada Nagari Mobile Banking jadi bisa langsung transfer dan diterima saat itu juga. Yang terpenting ada sinyal seluler, semua pasti lancar," ungkap Fuadi.

Kemudahan dan kenyamanan yang dihadirkan dari Nagari Mobile Banking juga dirasakan oleh Tahtiha, 48. Aparatur sipil negara (ASN) ini sekarang lebih leluasa melakukan transaksi perbankan dari telepon pintarnya.

"Mulai dari membayar tagihan, membayar cicilan, bahkan belanja harian pun sekarang saya menggunakan mobile banking," paparnya.

Selain lebih praktis, penggunaan Nagari Mobile Banking juga dinilai lebih aman. Ini lantaran Tahtiha tak perlu lagi mendatangi mesin ATM untuk melakukan transaksi perbankan saat ada keperluan mendadak.

"Lebih aman, karena jika tengah malam ada kerabat yang butuh dana tinggal transfer dari handphone," tuturnya.

Nova Angraini, 30, mengaku amat terbantu dengan adanya Nagari Mobile Banking. Terutama di tengah pandemi ini. Semua transaksi keuangan dapat dilakukan lewat layar ponsel.

Sebagai ibu rumah tangga dua anak, tentu Nova harus serba cepat dalam memenuhi kebutuhan harian dan pribadi.

Oleh karena itu, ia mengandalkan Nagari Mobile Banking untuk memenuhi seluruh kebutuhan itu, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan pribadi.

"Banyak mini market dan merchant yang sudah terkoneksi dengan Nagari Mobile Banking melalui fitur QRIS. Ketika membayar tinggal mengeluarkan handphone dan meminta kasir menunjukkan barcode QRIS dan, scan, masukkan nominal belanja dan pembayaran selesai," tutur warga Kuranji ini.

Bahkan, sebut Nova, banyak keuntungan diperoleh nasabah saat pemenuhan kebutuhan menggunakan QRIS Nagari Mobile Banking.

"Saya pernah mendapatkan promo dan cashback ketika berbelanja maupun makan di salah satu restoran di Kota Padang. Senang dong, dapat promo dan cashback," ungkapnya.

Tidak sekadar memenuhi kebutuhan, manfaat lain Nagari Mobile Banking dirasakan Ida Trisnini, 52, aparatur sipil negara (ASN).

"Awalnya saya mengira Nagari Mobile Banking ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian maupun pribadi saja tidak. Ternyata, melalui QRIS melalui Nagari Mobile Banking, menebar kebaikan pun bisa dilakukan," ucap Ninik, panggilan akrabnya.

Dia mempunyai pengalaman saat beribadah di Masjid Raya Sumatera Barat. Usai beribadah, dia melihat ada QR code Bank Nagari tertempel.

"Saya pun penasaran dong. Lalu saya mengeluarkan handphone, scan QR code, masukkan nominal berinfaq dan pengiriman pun selesai," ceritanya saat ditemui di ruangan kerjanya.

Ia mengatakan peran kotak amal konvensional sudah tergeser oleh QR code. Pemanfaatan teknologi untuk beribadah sangat bagus karena memudahkan untuk beramal.

"Kadang saat berangkat shalat berjamaah lupa membawa dompet. Kalau ponsel kan enggak pernah lupa dibawa kemana-mana," ucap Ninik.

Transaksi Nagari Mobile Banking Melesat

Transformasi layanan platform digital terus dilakukan secara masif Bank Nagari dalam kurun lima tahun terakhir.

Melakukan transaksi secara online kini sudah menjadi budaya di masyarakat Sumatera Barat.

Ini sebagai bentuk solusi perbankan digital yang andal dan mudah untuk berbagai kebutuhan nasabah yang diberikan Bank Nagari.

"Dengan didukung oleh layanan digital untuk semua segmen layanan serta implementasi tranformasi digital, kami terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan sekaligus mendorong kinerja bisnis bank. Arah kebijakan proses bisnis yang disusun untuk tahun 2022 selain pengembangan teknologi informasi melalui digital transformation juga dilakukan peningkatan kapabilitas human capital," kata Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad saat Perayaan HUT ke-60 Bank Nagari, 12 Maret lalu.

Irsyad mengatakan progres transformasi layanan digital yang dilakukan sejak tahun 2017 hingga sekarang berorientasi pada era milenial.

Di antaranya Nagari Cash Management, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), Laku Pandai (Lapau Nagari), serta penambahan delivery channel.

"Termasuk juga pengembangan Nagari Mobile Banking versi terbaru," ucap alumni Universitas Andalas ini.

Salah satu bukti keberhasilan digitalisasi Bank Nagari, Irsyad mengungkapkan tercermin dari meningkatnya jumlah pengguna (user) produk dan layanan digital. Jumlah pengguna (user) meningkat 41,40 persen. Sedangkan transaksi mengalami kenaikan 34,32 persen dari periode sebelumnya.

Seiring pertumbuhan tersebut, Irsyad mencontohkan transaksi rata-rata transaksi Nagari Mobile Banking sampai Desember 2021 sebesar Rp574 miliar dengan transaksi tertinggi terjadi di Desember 2021 sebesar Rp892 miliar.

Hingga Desember 2021 tercatat jumlah penggunaan pada Nagari Mobile Banking sebanyak 149.155 pengguna atau tumbuh 71,26 persen.

Sementara itu, hingga Desember 2020, jumlah pengguna Nagari Mobile Banking hanya 87.091 atau pertumbuhan pengguna naik sebanyak 62.064 pengguna.

"Sedangkan, rata-rata frekuensi transaksi Nagari Mobile Banking sebesar 548.710 transaksi per bulan dengan transaksi tertinggi terjadi pada Desember 2021 sebesar 801.770 transaksi," paparnya.

Nagari Mobile Banking, sebut Irsyad, tidak sekadar pembayaran tagihan, transfer, dan pembelian multy blier saja.

Saat ini, QRIS (Quick Response Indonesian Standard) telah hadir dalam Nagari Mobile Banking.

"Nasabah pun dapat melakukan pemenuhan kebutuhan harian dan pribadi maupun menebar kebaikan, seperti berinfaq, zakat maupun sedekah baik di masjid maupun mushala yang sudah terpasang QR code Bank Nagari. Dan jumlah donasi pun tidak dibatasi, Rp1 pun bisa," ungkap Irsyad.

Dengan perluasan pemanfaatan tersebut, sebut Irsyad, QRIS Bank Nagari dari segi merchant tumbuh sebesar 155,5 persen dengan total 17.212 merchant di Desember 2021 dan di 2020 hanya ada 6.736 merchant.

Dari segi outlet, telah tumbuh sebesar 152,45 persen dengan total gerai 17.679 atau tumbuh sebanyak 10.676 dibanding 2020 sebesar 7.003 gerai.

Di tengah pandemi Covid-19, melalui layanan digital kinerja Bank Nagari tumbuh solid dimana performa bisnis bank juga tumbuh signifikan.

Dan, diyakini transformasi digital yang terus dilakukan Bank Nagari akan meningkatkan produktivitas.

Ini sesuai semangat HUT ke-60 Bank Nagari yang dipadukan dengan tema Digitalisasi Untuk Produktivitas.

Komentar