Pemko Pariaman akan Atasi Daerah Blank Spot

Teknologi- 09-03-2022 15:53
Kadis Kominfo Kota Pariaman, Feri Ferdian Bagindo saat ikuti vidcon dengan pihak Kemenko Polhukam dan Kemenkominfo, Rabu (9/3). (Dok : Istimewa)
Kadis Kominfo Kota Pariaman, Feri Ferdian Bagindo saat ikuti vidcon dengan pihak Kemenko Polhukam dan Kemenkominfo, Rabu (9/3). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Dalam rangka mendukung smartcity Kota Pariaman,Kementerian Koordinasi Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI akan mengunjungi Kota Pariaman pada Kamis (24/3) mendatang.

Kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti permintaan Pemko Pariaman untuk pendirian BTS (Base Transceiver Station) atau Menara Pemancar.

Hal ini disebutkan Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Feri Ferdian Bagindo usai video conference (vidcon) bersama Asisten Deputi Kemenko Polhukam bersama operator membahas penyelesaianblank spotatau signal lemah di Kota Pariaman di ruang rapat Bappeda Kota Pariaman, Rabu (9/3).

Baca Juga

Kadis Kominfo Kota Pariaman, Feri Ferdian Bagindo mengungkapkan bahwa potensi yang dimiliki Kota Pariaman dalam mendukung smartcity dengan letak wilayah yang strategis.

"Tersedianya jaringan Fiber Optik (FO) mencakup seluruh wilayah Kota Pariaman. Memiliki infrastruktur jaringan 4G/3G mencapai 80 persen di seluruh Kota Pariaman", ucapnya.

"Kota Pariaman merupakan wilayah destinasi wisata pantai di Sumatera, dan tersedianya SDM IT (programer, IT suport, teknisi jaringan, dan tenaga digital grafis)," ulasnya.

Dia menerangkan masih ada kendala pembangunan smart city ini, karena masih ada daerah lemah sinyal di kota itu.

Daerah yang lemah sinyal ini antara lain ada di Desa Pasir SunurKecamatan Pariaman Selatan, Desa Talago Sariak dan Desa Koto Marapak Kecamatan Pariaman Timur, Desa Sungai Rambai, Desa Tungkal Utara dan Desa Tingkal Selatan Kecamatan Pariaman Utara.

"Maka dari itu, Pemko Pariaman meminta untuk pendirian BTS di dearah tersebut," terangnya.

"Kami sangat berharap, kedatangan bapak untuk melihat kondisi secara langsung dilapangan seperti apa dan bisa memberikan masukan dan pencerahan dalam rangka mewujudkan smartcity di Kota Pariaman", tutupnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam, Marsma TNI Sigit Priyono menyampaikan akan menindaklanjuti permintaan Diskominfo Pariaman untuk pendirian BTS tersebut.

"Kami akan datang langsung pada Kamis (24/3) mendatang, apakah memangblank spotatau lemah signal didaerah tersebut," ungkapnya.
Sigit Priyono menyebutkan perlu dipelajari secara bersama baik teknik dan operasionalnya. Nantinya akan kami tindaklanjuti dengan datang langsung ke Kota Pariaman.

"Terwudunya smart city di Kota Pariaman, tentunya akan menjadipilot projectdi Sumbar. Untuk menjadi daerah smart city, tentunya layanan kepada masyarakat akan disampaikan lebih mudah," kata Sigit Priyono.

Komentar