Genius Umar Hadiri Halal Bihalal Disdikpora

Metro- 01-04-2022 16:58
Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama para kepala sekolah se Kota Pariaman saat hadiri Halal Bihalal Disdikpora, Jumat (1/4). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama para kepala sekolah se Kota Pariaman saat hadiri Halal Bihalal Disdikpora, Jumat (1/4). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Wali Kota Pariaman, Genius Umar menggelar Halal Bihalal dengan jajaran Kepala Sekolah tingkat PAUD, TK, SD, dan SLTP se-Kota Pariaman, yang diadakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), jelang memasuki bulan Suci Ramadhan 1443 H/2022 M. Acara ini berlangsung di Kantor Disdikpora Kota Pariaman, Jumat (1/4), dan juga hadir juga Kajari Pariaman, Azman Tanjung dan Kadis Dikpora, Kanderi, beserta jajarannya.

Dalam kesempatan itu Genius Umar mengatakan, bahwa Halal Bihalal ini bertujuan sebagai sarana sosialisasi langkah dan kebijakan pemerintah daerah dengan para pendidik yang ada di Kota Pariaman. Mulai dari program-program dalam visi misi Pemerintah Kota hingga target yang dicapai sejauh ini.

"Walaupun kita menjalani ibadah puasa, tetapi kegiatan dan program-program pendidikan harus tetap dilaksanakan, dan terus gali inovasi baru untuk meningkatkan pendidikan di Kota Pariaman ini agar lebih berkembang lagi," ucap Genius Umar.

Baca Juga

Menutup sambutannya, secara pribadi Genius Umar menyampaikan ucapan maaf lahir dan bathin untuk semua ucapan dan dan kekhilafan yang beliau lakukan selama ini baik disengaja atau tidak disengaja, sekaligus mewakili Pemerintah Kota Pariaman, semoga dengan permintaan maaf ini semua kesalahan kita terhapuskan dan amal ibadah puasa kita tahun ini diterima oleh Allah SWT.

Sementara itu Kanderi juga menyampaikan ucapan maafnya dihadapan seluruh Kepala Sekolah, dan sekaligus mengingatkan semua Kepala sekolah untuk memastikan sekolah yang ditinggalkan dalam kondisi aman dan bersih, dan tetap ada penjagaan walaupun dalam kondisi libur sekolah saat ini.

Disamping itu Kanderi juga menyinggung program Merdeka Belajar yang saat ini sedang giat-giatnya disampaikan oleh Kemendikbud. Ada tiga opsi yang disampaikan oleh Kemendikbud untuk memulihkan pembelajaran setelah covid-19.

Opsi pertama yaitu boleh melaksanakan kurikulum pembelajaran tahun 2013 penuh, kedua boleh melaksanakan kurikulum 2013 dengan sudah dikurangi muatannya atau capaian kurikulumnya, yang ke tiga adalah melaksanakan kurikulum merdeka 2022 sampai 2024, karena di tahun 2024 nanti semua sekolah wajib menggunakan kurikulum merdeka untuk mendukung proses belajar mandiri siswa dalam merdeka belajar.

Merdeka Belajar merupakan, program yang mengupayakan proses belajar siswa secara merdeka atau bebas sesuai dengan minat dan karakter mereka. Guru kini tidak lagi berperan untuk menjalankan kurikulum saja namun menjadi penghubung antara kurikulum dan minat siswa.

"Kurikulum merdeka untuk tahap sekarang dimulai dari kelas I, kelas IV, dan setelah itu kelas Tujuh. Untuk itu persiapkan guru yang bisa melaksanakan kurikulum merdeka ini, dan tidak ada salahnya untuk memulainya dari sekarang," kata Kanderi.

Komentar