POGI Sumbar Serahkan Sanitasi-MCK di Malampah

Metro- 24-04-2022 14:28
Ketua POGI Sumbar Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM beserta pengurus bersama warga Jorong Bungo Tanjuang. (Foto : Fajril)
Ketua POGI Sumbar Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM beserta pengurus bersama warga Jorong Bungo Tanjuang. (Foto : Fajril)

Penulis: Fajril

Pasaman, Arunala -Pasaman, Arunala - Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sumbar terus menunjukkan kepedulian terhadap korban gempa Pasaman-Pasaman Barat.

Salah satu fokusnya membangun sumur sanitasi dan mandi cuci dan kakus (MCK) di Jorong Bungo Tanjuang Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman.

Sumur sanitasi dan MCK itu telah selesai dibangun dan dimanfaatkan oleh sekitar 130 kepala keluarga. Minggu (24/4), Ketua POGI Sumbar Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM bersama pengurus melakukan peninjauan sekaligus penyerahan sumur sanitasi dan MCK.

Baca Juga

Untuk diketahui, pembangunan sumur sanitasi dan MCK berkat bantuan POGI Sumbar dan POGI Sumatera Utara. Pembangunan yang melibatkan Balai PSDA Wilayah Bukittinggi tersebut dikerjakan sejak 19 Maret lalu.

"Aksi ini sebagai lanjutan peduli kemanusiaan yang dilakukan POGI Sumbar terhadap korban gempa Pasaman-Pasaman Barat. Kali ini kami memfokuskan pada fasilitas sanitasi dan MCK untuk korban gempa," kata Ketua POGI Sumbar, Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM didampingi Sesepuh POGI Sumbar dr Aladin SpOG.

Turut mendampingi Ketua Panitia POGI Peduli Kemanusiaan dr Haviz Yuad SpOG (K), dr Nanda SpOG, dr Sintia SpOG, mahasiswa PPDS Obgin Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/RSUP Dr M Djamil Padang dan rombongan lainnya.

Ia mengatakan pembangunan sumur sanitasi dan MCK ini menjawab kebutuhan utama masyarakat pascagempa melanda. Pasalnya, sungai yang selama ini dimanfaatkan untuk sanitasi dan MCK tidak layak lagi dipergunakan.

"Sanitasi dan MCK ini erat hubungannya dengan kesehatan masyarakat. Jika sanitasi dan MCK tidak bagus berhubungan dengan kondisi penyakit yang rentan diderita korban gempa. Misalnya, penyakit diare pada anak-anak, penyakit diderita orang dewasa. Termasuk juga pada ibu-ibu hamil," ucap Direktur Umum, SDM, Pendidikan RSUP M Djamil Padang ini.

Ayah dua anak ini mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan sementara sumur sanitasi dan MCK sembari mencari bantuan untuk membangun secara permanen.

"Apakah melalui Kementerian Kesehatan atau stakeholders terkait. Jika sudah permanen, masyarakat akan terhindar dari segala risiko penyakit. Apalagi, sanitasi dan MCK termasuk layanan dasar yang harus dipenuhi," ujarnya.

Dovy berharap stakeholders terkait untuk turut memperhatikan layanan dasar ini. Termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan lingkungan.

"Jika ini tidak terpenuhi, akan berdampak pada kesehatan pada masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Jorong Bungo Tanjuang Ramali mengucapkan terima kasih atas bantuan POGI Sumbar. Sehingga, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam pemenuhan sanitasi dan MCK.

"Kami tentu juga mengimpikan sumur sanitasi dan MCK permanen. Mudah-mudahan impian dapat terwujud," harapnya.

Salah seorang warga, Jelawati, 20, mengaku berterima kasih kepada POGI Sumbar dan bersyukur atas dibangunnya sumur sanitasi dan MCK ini. Pasalnya, kebutuhan dasar masyarakat di sini sudah terpenuhi.

"Pascagempa, sungai yang selama ini kami manfaatkan untuk sanitasi dan MCK tak layak lagi dipergunakan. Dengan dibangunnya sumur sanitasi dan MCK ini kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih," tuturnya.

Ia mengatakan dia sudah memanfaatkan sumur sanitasi dan MCK sejak awal puasa lalu. Dan, tidak lagi jauh pergi ke sungai.

"Alah dakek kami pai mandi jo manyasah, pak(Sudah dekat kami pergi mandi dan cuci baju).Biasonyo, kami pai ka Batang Kamih atau aia banda(Biasanya kami pergi ke Sungai Batang Kamih)," ucap ibu satu anak.

Saat bersamaan, POGI Sumbar juga mengikutsertakan tim trauma healing dari PKBI Sumbar. Berguna untuk memulihkan mental anak pascagempa.

Komentar