Pelindo II akan Menata Pelabuhan yang Dikelolanya

Ekonomi-77 hit 07-02-2020 16:45
Kawasan Pelabuhan Teluk Bayur yang akan ditata secara moderen oleh pihak operator setempat. (Foto : Ist)
Kawasan Pelabuhan Teluk Bayur yang akan ditata secara moderen oleh pihak operator setempat. (Foto : Ist)

Penulis: Administrator | Editor:

Padang, Arunala - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur berencana akan lakukan penataan sejumlah pelabuhan yang dikelolanya di Sumatera Barat (Sumbar), seperti Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Muaro Padang, dan Pelabuhan Air Bangis di Pasaman Barat.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu tugas pokok yang diamanatkan oleh pemerintah selaku BUMN sebagai operator Pelabuhan.

"Untuk Pelabuhan Teluk Bayur sendiri, penataan terus dilakukan baik penataan yang berkaitan dengan pengembangan pelabuhan secara fisik maupun pengembangan sistem informasi teknologi dalam bentuk pelayanan berbasis digitalisasi yang lebih moderen," kata General Manager Pelindo II, Wardoyo melalui Kepala Humas Kiagus Muhammad Budi, Jumat (7/2) sore.

Baca Juga

Ditambahkan Budi, Pelabuhan Muara Padang juga akan dilakukan penataan dengan cara membuat Maritime Centre yang nantinya menjadi tempat atau sarana edukasi bagi masyarakat, dan sebagai tempat pengenalan pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia khususnya pelabuhan yang ada di Sumbar.

Nantinya, sebut Budi lagi, di tempat tersebut akan tersedia tempat untuk para UMKM yang ada di Sumbar khususnya Kota Padang) yang nantinya Maritim Center akan terintegrasi dengan terminal penumpang yang melayani kapal cepat tujuan ke Kepulauan Mentawai (saat ini masih tahap desain ).

Hal ini dilakukan oleh PT Pelindo II Teluk Bayur dalam rangka mendukung program Pemprov Sumbar dan Kota Padang yang akan menjadikan kawasan Muara Padang ini sebagai tempat tujuan wisata dan kawasan Marina.

"Kami berencana akan melakukan penataan terhadap pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo II, baik pelabuhan Teluk Bayur maupun Pelabuhan Muaro Padang menjadikan pelabuhan lebih baik dan lebih moderen dari yang ada saat ini, agar arus barang dan orang dan atau penumpang dari dan ke Padang bisa berjalan lancar dan nyaman" kata Budi melanjutkan.

Sedangkan untuk Pelabuhan Air Bangis di Pasaman Barat, dirinya menyebutkan akan terus tetap dikelola dan ditata sedemikian rupa sebagai bentuk eksistensi PT Pelindo II sebagai pemegang amanat dari pemerintah walaupun adanya keterbatasan dalam hal pengembangan.

"Alhamdullilah juga Pemerintah telah melakukan pembangunan pelabuhan baru di Teluk Tapang Pasaman Barat, PT Pelindo II menyambut baik dan mensupport pembangunan pelabuhan baru tersebut," tukas Budi.

Secara terpisah, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Teluk Bayur, Wardoyo sedikit menyayangkan ada informasi dari beberapa media daring yang menyebutkan jika Pelabuhan Teluk Tapang bakal menjadi pelabuhan Induk di Sumbar.

Dia mengatakan, untuk penetapan suatu pelabuhan harus lebih dulu sudah tersedia sarana dan prasarana yang memadai.

Menjadikan pelabuhan yang terintegrasi satu dengan Pelabuhan yang lainnya di Sumatra Barat.

"Makanya, sekali lagi saya luruskan, sampai saat ini belum ada penetapan Pelabuhan Teluk Tapang itu sebagai pelabuhan induk," ucap Wardoyo.

Penetapan suatu pelabuhan, sebut Wardoyo merupakan kewenangan Pemerintah Pusat yaitu dari Dirjen Perhubungan Laut. Namun, kata dia, keberadaan Pelabuhan Teluk Tapang ini memang sangat dibutuhkan di Sumbar.

Dengan beroperasinya Pelabuhan Teluk Tapang ini, nantinya akan membuat arus barang baik itu CPO maupun hasil bumi yang ada di Pasaman Barat akan lebih lancar dikeluarkan melalui pelabuhan.

Truk yang selama ini membawa CPO melalui jalur darat akan berkurang dan bisa melalui Pelabuhan Teluk Tapang ke Pelabuhan Teluk Bayur maupun ke daerah lain tanpa membebani arus kendaraan melalui jalan Raya dan biaya logistik mungkin akan lebih efisien"

"Saya hanya ingin meluruskan informasi itu agar masyarakat tidak keliru dalam membaca berita dari media daring tersebut. Seolah-olah di media tersebut ada wawancara saya dengan wartawan yang memberitakannya," tutup Wardoyo. (*)

Komentar