Jadikan Para Ibu Ujung Tombak Penanggulangan Bencana

Metro- 16-05-2022 11:41
Ketua TP-PKK Padangpariaman, Yusrita menanda tangani putusan penetapan pengurus  Si Sigab se Kecamatan Nan Sabaris, Sabtu (15/5). (Dok : Istimewa)
Ketua TP-PKK Padangpariaman, Yusrita menanda tangani putusan penetapan pengurus Si Sigab se Kecamatan Nan Sabaris, Sabtu (15/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpariaman, Arunala - Anggota dari kelompok Srikandi Siaga dan Tanggap Bencana (Si Sigab) se Kecamatan Nan Sabaris mengikuti sosialisasi perdana yang selenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padangpariaman.

Kegiatan itu digelar di Kantor Camat Nan Sabaris, dengan bertemakan "Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana" dengan pesan utama Siap untuk Selamat, Minggu, (15/5).

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Wirman mewakili Kalaksa BPBD Padangpariaman menyampaikan sosialisasi ini sejalan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2022.

Baca Juga

"Sangat tepat sosialisasi ini dilaksanakan dengan sasaran utama Ibu-ibu, sebagai ujung tombak ketangguhan keluarga dalam mengahadapi bencana," kata Wirman.

Dia menilai, salah satu kelompok yang memiliki risiko tinggi terdampak akibat peristiwa bencana adalah kaum Ibu dan anak-anak. Dimana keseharian mereka banyak berada di lingkungan pemukiman.

Sementara, lanjutnya, berbagai ancaman bencana bisa sewaktu-waktu terjadi.

Makanya dia berharap, kelompok ini seharusnya dapat lebih terlindungi minimal mereka memahami dan mampu melaksanakan prinsip-prinsip penyelamatan diri ketika bencana terjadi.

"Melalui sosialisasi ini para srikandi kecamatan dan nagari ini mampu memahami bagaimana melakukan evakuasi secara mandiri dikeluarganya dan mampu menularkan nya kepada Ibu-ibu yang lain yang berada di sekitarnya," harap Wirman mengakhiri.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Padangpariaman, Yusrita menyebutkan keluarga yang tangguh bencana itu dimulai dari ibu-ibu yang tangguh.

Menurutnya, ibu-ibu yang tangguh bencana akan melahirkan generasi yang siap dan sadar akan bencana juga.

"Keluarga Siaga dimulai dari Ibu yang tangguh yang akan melahirkan generasi-generasi yang sadar dan peduli akan kesiapsiagaan bencana", sebutnya.

Kemudian Yusrita berharap agar melalui sosialisasi ini eksistensi Si Sigab kecamatan dan nagari dengan segala potensi, jejaring organisasi, program dan aksi nyata harus mampu menjangkau hingga lapisan terbawah khususnya kaum ibu-ibu dan anak-anak.

Komentar