Posisi Ketua di Bawaslu Tak Lagi Pegang Divisi

Metro- 19-05-2022 20:47
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja berikan sejumlah masukan kepada jajaran Bawaslu kabupaten kota di Sumbar, terkait pola kerja Bawaslu, di kantor Bawaslu Sumbar, Kamis (19/5). (Foto : Arzil)
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja berikan sejumlah masukan kepada jajaran Bawaslu kabupaten kota di Sumbar, terkait pola kerja Bawaslu, di kantor Bawaslu Sumbar, Kamis (19/5). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja hadir di kantor Bawaslu Sumbar, Kamis (19/5).

Kehadiran dirinya ke Sumbar itu didampingi Plt Puslitbang Bawaslu RI, Ibrahim Malik Tanjung dan beberapa stafnya.

Kegiatan yang dilakukan di Bawaslu Sumbar ini melakukan rapat koordinasi publikasi data penyelesaian sengketa pada sistem informasi penyelesaian sengketa (SIPS) versi 3.0.

Baca Juga

"Saat ini saya beri arahan soal publikasi sistem informasi penyelesaian sengketa (SIPS) versi 3.0, juga persiapan pola hubungan kerja baru di internal Bawaslu, adanya perubahan Perbawaslu kemudian juga rencana perubahan tata laksana pleno, SOTK di Bawaslu dan beberapa hal lainnya yang dirasa perlu," ungkap Rahmat Bagja kepada Arunala.com di kantor Bawaslu Sumbar, Kamis siang (19/5).

Menurut Rahmat Bagja, hal itu sangat perlu diinformasikan kepada jajaran Bawaslu di kabupaten kota, tidak hanya di Sumbar namun juga untuk seluruh Indonesia.

Ditanya salah satu perubahan yang dilakukan Bawaslu RI itu seperti apa? Rahmat Bagja menjelaskan menyangkut posisi ketua Bawaslu tidak lagi mengawal divisi, kemudian Divisi Penangganan Pelanggaran ditambah dengan Divisi Data Informasi, lalu Divisi Penyelesaian Sengketa ditambah dengan Divisi Hukum.

"Gabungan divisi seperti ini belum ada sebelumnya, dan menyongsong pemilu dan pemilihan serentak 2024 mendatang maka perlu penguatan divisi-divisi yang ada di Bawaslu," kata Rahmat Bagja.

Menyinggung tidak diampunyalgai divisi oleh Ketua Bawaslu di tiap tingkatan, Rahmat Bagja menilai hal itu memang perlu dilakukan.

"Dengan kondisi seperti ini, akan menjadikan ketua Bawaslu lebih fokus pada aspek perencanaan, program pada semua divisi yang ada di Bawaslu, Itu salah satu keuntungan posisi ketua tidak lagi pegang salah satu divisi," tukas Rahmat Bagja.

Komentar