Bank Nagari jadi TOP BUMD 2022

Metro- 20-05-2022 16:21
Dirut Bank Nagari Muhammad Irsyad didampingi Pemimpin Divisi Sekper Idrianis, Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis Yunasrul dan Pinca Bank Nagari Solok Albert Junaidi saat menerima penghargaan TOP BUMD 2022 di Alila Hotel, Solo, Kamis (19/5). (Dok : Istimewa)
Dirut Bank Nagari Muhammad Irsyad didampingi Pemimpin Divisi Sekper Idrianis, Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis Yunasrul dan Pinca Bank Nagari Solok Albert Junaidi saat menerima penghargaan TOP BUMD 2022 di Alila Hotel, Solo, Kamis (19/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Solo, Arunala - PT Bank Nagari kembali mengukir prestasi nasional. Kali ini Bank Nagari menerima penghargaan TOP BUMD 2022 dengan predikat The Best dalam Rating BUMD Keuangan Versi Infobank 2022.

Pemberian penghargaan itu hasil kolaborasi antara Majalah Infobank dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (Perbamida).

Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad menerima penghargaan The Best TOP BUMD 2022 di Alila Hotel, Solo, Kamis (19/5).

Baca Juga

Turut mendampingi Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari Idrianis, Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis Yunasrul, dan Pemimpin Cabang Bank Nagari Solok Albert Junaidi.

"Bank Nagari merasa terhormat karena meraih penghargaan Top BUMD 2022. Ini berkat kerja keras seluruh insan Bank Nagari yang mendapat dukungan penuh dari para pemegang saham, dan juga kepercayaan dari para nasabah," kata Muhamad Irsyad.

Ia mengatakan, Bank Nagari sukses membuktikan diri sebagai BPD terbaik di kelompok aset Rp25 triliun ke atas dengan total skor 95.19 persen. Ini merupakan skor paling tinggi dari seluruh BPD yang dirating.

"Mudah-mudahan dengan prestasi yang kami dapatkan ini bisa terus memotivasi kami untuk terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumbar," harap Irsyad.

Penghargaan ini diberikan berdasar penilaian pada rating BUMD Keuangan Infobank 2022 dari Biro Riset Infobank (birI).

Mencakup Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Perkreditan Rakyat (BPR), dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Terdapat 20 BPD, 5 BPRS, dan 50 BPR, yang meraih predikat "The Best" pada Rating BUMD Keuangan Infobank 2022. Secara penilaian, rating BUMD Keuangan ini berbeda dengan rating bank dan BPR yang biasa dibuat Infobank setiap tahun.

Pembeda utamanya terletak pada bahan baku rating, atau laporan keuangan masing-masing bank. Jika rating bank dan BPR menggunakan data hingga Desember tahun terakhir, maka pada rating BUMD Keuangan, laporan keuangan yang digunakan adalah laporan keuangan per September atau triwulan ketiga tahun terakhir.

Rating BUMD Keuangan yang meliputi penilaian terhadap BPD, BPR, dan BPRS milik pemda ini, menerapkan lima tahapan dalam menentukan pemenang kategori.

Kelima tahapan besar itu, yakni menentukan formula rating berdasarkan perkembangan industri dan kebijakan regulator, mengumpulkan data berdasarkan periode kinerja September 2020 hingga September 2021.

Mengolah angka-angka dengan berbagai rasio, mengelompokkan bank-bank sesuai besaran aset, dan pemberian notasi akhir untuk pemberian predikat.

Pemberian notasi hanya untuk memudahkan pembaca, karena bagi Biro Riset Infobank (birI), yang utama adalah predikat, dan bukan nomor urut.

Eko B Supriyanto selaku Chairman Infobank Media Group menjelaskan, Infobank Top BUMD 2022 ini, membuktikan kapasitas bank-bank daerah, yang tidak kalah dengan lembaga bank swasta.

Kapasitas yang baik sekaligus menunjukkan kualitas layanan dan operasional lembaga bank itu sendiri.

"Industri BPD mampu mencatatkan kinerja yang cukup baik tahun lalu. Bahkan, pertumbuhan di beberapa pos keuangannya lebih tinggi daripada industri bank umum. Namun demikian, industri bank daerah perlu terus melakukan inovasi, agar dapat menjawab permintaan pasar yang semakin digital," ujarnya, saat membuka sesi penghargaan Infobank Top BUMD 2022.

Pada acara pemberian penghargaan hasil kolaborasi antara Majalah Infobank dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah se-Indonesia (Perbamida) ini, turut disertai dengan webinar bertajuk "Holdingisasi BPD: Peran Pemilik dan Pengurus Dalam Memajukan dan Membuat BUMD Semakin Adaptif Pada Era Digital", yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya.

Rangkaian acara yang terselenggara di Hotel Alila Solo ini terselenggara berkat dukungan banyak pihak, yakni Lintasarta, Bank Kalteng, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Sulteng, Bank BJB, Bank Jatim, Bank DKI, Bank Nagari, BPR Delta Artha, Bank Riau Kepri, Bank Kalbar, Bank Djoko Tingkir, serta Perumda BPR Purwakarta.

Komentar