Wagub Audy Sorot Kebersihan Kawasan Flyover Dekat BIM

Metro- 20-05-2022 18:53
Wagub Audy Joinaldy saat pimpin rapat seputar rencana penataan kebersihan kawasan flyover BIM, di gubernuran, Jumat (20/5). (Dok : Istimewa)
Wagub Audy Joinaldy saat pimpin rapat seputar rencana penataan kebersihan kawasan flyover BIM, di gubernuran, Jumat (20/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Padang, Arunala - Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menyoroti persoalan sampah yang ada di sekitar flyover yang ada di dekat Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Ketaping, Kabupaten Padangpariaman.

"Keberadaan flyover yang ada di dekat BIM itu merupakan salah satu gerbang masuk menuju Sumbar, bagi pengunjung melalui jalur penerbangan. Namun berserakannya sampah di sekitar flyover itu, wajah Sumbar terciderai," kata Audy Joinaldy dihadapan peserta rapat koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Sumbar, Pemkab Padangpariaman dan pihak AP II BIM di Gubernuran Sumbar, Jumat (20/5).

Audy juga menyesali, berserakannya sampah di flyover itu dibuang sembarangan saja, serta keberadaan sejumlah baliho juga dinilai tidak tertata dengan rapi, sehingga memberikan kesan yang kurang baik.

Baca Juga

Menanggapi pemandangan serupa itu, Audy mengungkapkan ada rencana Pemprov Sumbar untuk melakukan penataan kembali kawasan flyover agar lebih bersih, tertata, serta memberikan kesan yang lebih menarik saat memasuki wilayah Sumbar.

"Ketika keluar dari BIM, itu lah wajah awal Sumbar, first impression kita, terutama bagi orang yang datang melalui jalur penerbangan," ungkap Audy.

Melihat kondisi saat ini, Audy juga menyampaikan perlunya perhatian khusus, terutama dari Pemkab Padangpariaman.

"Penataan ini tentu butuh kolaborasi, dari pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, Angkasa Pura juga stakeholder terkait lainnya untuk lakukan penataan kebersihan kawasan flyover itu," tukas Audy lagi.

Selain itu, dalam rangka penataan, Ia juga mengarahkan agar ke depan dana CSR dari pihak Angkasa Pura, maupun perusahaan lainnya yang berhubungan dengan penerbangan serta berada di sekitar flyover Bandara itu diarahkan untuk penataan kawasan tersebut.

Sedangkan Wakil Bupati Padangpariaman, Rahmang turut menyampaikan dukungannya atas rencana penataan tersebut.

Dengan ditata lebih bersih dan apik tentu akan menjadi nilai tambah bagi Kabupaten Padangpariaman. Bahkan dirinya menegaskan pembuangan sampah di sekitar flyover adalah ilegal.

"Pembuangan sampah di flyover itu jelas ilegal, dan akan kita tertibkan, bila perlu berikan punishment," tegas Rahmang.

Dia menyampaikan, meski masih dalam tahap penjajakan, diketahui nantinya rencana perubahan wajah flyover yang sudah mendapat sambutan positif berbagai pihak tersebut.

"Bahkan hal itu akan ditindaklanjuti dengan penandatangan perjanjian kerjasama antara Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Pemkab Padangpariaman, Angkasa Pura II, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar sebagai bentuk komitmen terhadap rencana penataan," kata Rahmang.

Komentar