DKP Sumbar Restocking 15.000 Ekor Ikan di Danau Singkarak

Metro- 23-04-2022 09:00
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi Kadis DKP Sumbar, Desniarti menebar 15.000 ikan di Danau Singkarak, Jumat (22/4). (Dok Istimewa)
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi Kadis DKP Sumbar, Desniarti menebar 15.000 ikan di Danau Singkarak, Jumat (22/4). (Dok Istimewa)

Penulis: Fajril

Solok, Arunala - Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar terus melakukan upaya peningkatan stok ikan dan pelestarian sumberdaya ikan di perairan, termasuk di Danau Singkarak.

Buktinya, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Desniarti melakukan penebaran ikan di Danau Singkarak, Jumat (22/4).

Sebanyak 15.000 ekor ditebar yang terdiri dari ikan Nilem (Osteochilushasselti) dan Tawes (Barbonymusgonionotus) di dua lokasi Pokmaswas. Yaitu Pokmaswas Tangaya berlokasi di Nagari Saniang Baka Kecamatan X Koto Singkarak dan Pokmaswas Pondok Pesantren Tarbiyah di Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih.

Baca Juga

"Kegiatan ini untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Karena di sini ada potensi perairan, sayang jika tidak dimanfaatkan untuk perikanan," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

Dia mengatakan semua potensi yang ada di nagari harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kepada masyarakat saya berpesan agar bisa menjaga dan mengelola ikan yang telah disebarkan tersebut," ajaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Desniarti mengharapkan dengan adanya restocking ikan ini masyarakat hendaknya tidak lagi menggunakan bahan penangkap ikan (BPI) terlarang yang dapat merusak pelestarian sumberdaya ikan di perairan Danau Singkarak. Seperti bahan kimia (Potassium sianida, lannate) dan sejenisnya, bahan peledak dan setrum.

Danau Singkarak merupakan salah satu danau prioritas nasional.

Restocking ini merupakan salah satu upaya agar dapat mengendalikan, menjaga, memulihkan dan mengembalikan kondisi danau sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian ikan Danau Singkarak beserta ekosistemnya, salah satu cara adalah dengan membentuk Pokmaswas yang selalu mempertimbangkan kearifan lokal lingkungan masyarakat sekitar perairan Danau Singkarak dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan masyarakat," harapnya.

Untuk diketahui, ikan yang ditebar tersebut merupakan hasil pengembangan di Instalasi Konservasi Jenis Ikan di Sicincin UPTD Konservasi dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang merupakan salah satu UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar.

Pokmaswas Tangaya senang menerima bibit ikan tersebut dan menambah semangat mereka dengan kehadiran Gubernur Sumbar untuk tebar benih ikan di Pokmaswas tersebut. (*)

Komentar