Gubernur Mahyeldi Sampaikan Belasungkawa

Metro- 27-05-2022 16:17
Kenangan Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat bertemu Buya Syafii Maarif, semasa beliau masih hidup dalam suatu kesempatan. (Dok : Istimewa)
Kenangan Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat bertemu Buya Syafii Maarif, semasa beliau masih hidup dalam suatu kesempatan. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif menghembuskan nafas terakhirnya, Jumat (27/5) sekitar pukul 10.15 WIB di Yogyakarta.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah wafat Buya Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua PP Muhammadiyah pada hari ini jam 10.15 di Yogyakarta," kata Menko Polhukam Mahfud MD melalui akun Twitternya yang tersebar di aplikasi percakapan.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyatakan duka cita mendalam atas wafatnya sosok ulama kelahiran Sumpur Kudus, 31 Mei 1935 itu.

Baca Juga

Mahyeldi menyebut, kepergian Buya Syafii merupakan kehilangan besar bagi umat Islam dan Bangsa Indonesia. Kenangan Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat bersama Almarhum.

"Atas nama pribadi, keluarga, masyarakat dan Pemprov Sumbar, saya ucapkan duka yang mendalam atas wafatnya Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari ini Jumat, 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta," ucap Mahyeldi.

"Beliau adalah putra kebanggaan Minangkabau yang tak kenal lelah memberikan pikiran terbaiknya untuk Bangsa Indonesia. Pikiran-pikiran beliau sangat luar biasa dan menginspirasi kita semua dan Insya Allah beliau husnul khotimah," sambungnya.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, di awal kepemimpinan Mahyeldi-Audy, Gubernur menyempatkan bersilaturahmi ke rumah Buya Syafii saat berkunjung ke Jogja.

Saat itu, pendiri Maarif Institute ini pun menyambut baik kedatangan gubernur dan menyampaikan beberapa pesan kepada orang nomor satu Sumbar tersebut.

Diantara pesan Buya Syafii adalah agar pembangunan tol tetap dilanjutkan. Termasuk juga rencana flyover Sitinjau Laut. (*)

Komentar