Asiafi Sumbar Gelar Kompetisi antar Instruktur dan Pemula

Metro- 03-06-2022 17:51
Instruktur Aerobik nasional, Lody Lontoh bersama panitia dan peserta Jambore Aerobik 2022 se Sumbar, di UNP Padang, Jumat (3/6). (Foto : Arzil)
Instruktur Aerobik nasional, Lody Lontoh bersama panitia dan peserta Jambore Aerobik 2022 se Sumbar, di UNP Padang, Jumat (3/6). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Sebanyak 30 orang instruktur dan pemula senam Aerobik se Sumatera Barat (Sumbar) ikuti Jambore Aerobik se Sumbar 2022 dan juga kompetisi Aerobik se Sumbar 2022 yang diadakan Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes (Asiafi) Sumbar.

Di acara yang dimulai Jumat (3/6) dan berakhir Minggu (5/6) di ruangan Singgalang 3, Lantai 4 Hotel UNP Padang itu, pihak penyelenggara mendatangkan instruktur ternama nasional yakni Lodi Lontoh.

Sebelum gelaran kompetisi antar instruktur senam Aerobik di mulai, para peserta lebih dulu ikuti kegiatan Jambore.

Baca Juga

Dalam sesi Jambore pada Jumat siang itu, Lody Lontoh memberikan beberapa penjelasan menyangkut olahraga senam Aerobik.

Mulai mengenai sejarah masuknya senam Aerobik ke Indonesia, siapa yang membawanya, manfaatnya teknik hingga hal lainnya menyangkut perkembangan olahraga.

Sekilas Lody Lontoh menerangkan, sejarah masuk Aerobik ke Indonesia sekitar tahun 1980, dan dibawa oleh Erna Wahyu.

Kemudian dia juga menjelaskan olahraga Aerobik itu bisa dikatakan olahraga yang fun sekali, karena ada musiknya, dapat sehatnya dengan senam kebugaran itu, dapat juga gembiranya.

"Jadi bisa saya katakan olahraga Aerobik itu bisa juga obat psikologi," ujar Lody Lontoh.

Menyinggung soal kompetensi seorang instruktur, Lody Lontoh menjelaskan yang paling penting adalah disiplin baik soal waktu mengajar, disiplin soal materi pelajaran yang akan diajarkan dan juga beretika.

Sedangkan Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Sumbar, Rasydi Sumetry menyampaikan agar Asiafi Sumbar bisa hidupkan budaya olahraga bagi masyarakat Sumbar.

"Untuk diketahui, saat ini penduduk Sumbar sekitar 5,5 juta jiwa. Dari jumlah itu, populasi usia produktif dan generasi milenial lebih menonjol. Ini lah peluang bagi Asiafi Sumbar membudayakan olahraga," kata Rasydi.

Dia juga menyebutkan, senam Aerobik bisa hasilkan kebugaran (kardio), karena ini berhubungan dengan olahraga olah nafas, dan intensitasnya cukup tinggi namun teratur.

Di sisi Dispora Sumbar, Rasydi menyampaikan dinasnya selalu support olahraga Aerobik ini.

"Dispora punya rencana perbanyak instruktur senam, dan pada 2023 nanti akan upayakan adanya berbagai kompetisi Aerobik di Sumbar," kata Rasydi.

Sedangkan Ketua pelaksana sekaligus Ketua Asiafi Sumbar, Susilawati yang akrab dipanggil Susi Klocek menyebutkan peserta merupakan mereka yang berkecimpung di dunia olahraga senam Aerobik.

"Pada ajang kompetisi, kami dari pelaksanaan membagi menjadi sembilan kategori, diantaranya, kategori lomba Aerobik untuk pemula, untuk instruktur, kategori kelompok umur 35 tahun ke bawah dan ke atas, dan lainnya," ungkap Susi.

Dia menambahkan, bagi para juara dalam kompetisi ini, akan diikutsertakan pada ajang lomba Fornas 2022 di Palembang, pada 1-7 Juli mendatang.

Komentar