Alumni SMPN 2 Padang Angkatan 85 Reunian

Metro- 05-06-2022 07:22
Para alumni SMP 2 Padang lulusan 1985 saat ikuti acara reunian setelah dua tahun tertunda, Sabtu (4/6). (Dok : Istimewa)
Para alumni SMP 2 Padang lulusan 1985 saat ikuti acara reunian setelah dua tahun tertunda, Sabtu (4/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Sempat tertunda selama dua tahun akibat pandemi, akhirnya acara reunian SMP 2 Padang lulusan 1985, bisa digelar sehari penuh di salah satu hotel berbintang di Kota Padang, Sabtu (4/6).

Acara yang mengusung tema "Merangkai Kisah Menjalin Silaturahim" itu diawali dengan sarapan, dilanjutkan dengan pelepasan balon di side pool pada hotel tersebut.

Pelepasan balon adalah sebagai tanda pertemuan kembali mereka, setelah 37 tahun berpisah dari sekolah.

Baca Juga

Usai makan siang masih side pool, dilanjutkan dengan pesta durian sembari bercerita kisah kasih mereka di sekolah favoritnya yang terletak di Jalan Bundo Kandung itu.

Untuk acara malam diawali dengan makan malam. Dilanjutkan dengan penampilan fashion show, drama dan acara kesenian oleh para alumni.

Menurut Ketua Alumni SMPN 2 angkatan 1985, Ardiyusman, kehadiran rekan alumni pada acara siang mencapai 180 orang dari 190 orang yang mengkonfirmasi kehadiran.

"Acara reuni ini dibagi dalam dua kelompok, outdoor di pool side pada siang hari dan indoor di salah satu ruangan pertemuan di hotel itu untuk malamnya," ujar Ardiyusman.

Ia menambahkan, reuni yang dilaksanakan ini merupakan penjadwalan ulang dari rencana semula reuni dilaksanakan pada Maret tahun 2020.

"Rencana pertemuan alumni telah direncanakan pada bulan Maret dua tahun yang lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, menjadikan rencana reuni yang juga akan diadakan di 2020 itu ikut pula dibatalkan, pada hal lokasi untuk acara sudah di booking," kata Ardiyusman lagi.

Di sisi lain, Ardiyusman didampingi Novemi selaku penggagas acara reuni itu mengaku merasa gembira, karena dengan acara reuni yang dilangsung Sabtu (4/6), bisa saling bertemu dan bercerita. Mereka juga bertafakur mengenang teman-teman yang telah mendahului mereka.

"Ada sebanyak 14 teman seangkatan dan sepermainan yang telah mendahului kami. Tentunya, setelah ini cepat atau lambat kami akan menyusul mereka. Kami semua berdoa, semoga dilapangkan kuburnya dan diampuni segala dosanya," tutup Ardi.

Komentar