Festival Pantai Pariaman Raup PAD Rp319 Juta Lebih

Wisata- 09-05-2022 16:15
Suasana salah satu kawasan wisata pantai Kota Pariaman yang jadi destinasi kunjungan wisatawan selama Festival Pantai, kemarin. (Dok : Istimewa)
Suasana salah satu kawasan wisata pantai Kota Pariaman yang jadi destinasi kunjungan wisatawan selama Festival Pantai, kemarin. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Festival Pantai Pariaman Raup PAD Rp319 Juta Lebih

Pariaman, Arunala - Selama sepekan pelaksanaan Festival Pantai yang diadakan Pemko Pariaman, jumlah PAD yang berhasil diraup sebesar Rp 319.445.000. Festival Pantai sendiri diadakan mulai dari tanggal 3 -- 8 Mei 2022.

"Jumlah ini berdasarkan tarif retribusi yang kita tarik di destinasi wisata di Kota Pariaman, yaitu di Pantai Gandoriah, Pantai Kata dan Talao Pauh sebesar Rp5.000 per orang, sedangkan untuk Pulau Angso Duo retribusi yang ditarik sebesar Rp10.000 per orang," ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar, di Pariaman, Senin (9/5).

Baca Juga

Genius menuturkan di hari pertama pembukaan, tercatat PAD yang didapat sebesar Rp40.620.000, lalu di hari kedua naik menjadi Rp 53.155.000. Selanjutnya di hari ketiga naik lagi menjadi Rp64.515.000, hingga hari terakhir yakni Minggu kemarin sebesar Rp61.025.000," kata Genius Umar.

Genius menjelaskan, dari data laporan retribusi Festival Pantai Pariaman 2022, selama enam hari itu, untuk Pantai Gandoriah berjumlah sebanyak 31.365 orang dengan jumlah retribusi Rp158.175.000, Pantai Kata sebanyak 16.354 orang dengan retribusi Rp76.770.000.

Kemudian kawasan Talao Pauh jumlah pengunjung sebanyak 10.500 orang, dengan retribusi yang terkumpul Rp52.500.000, dan Pulau Angso Duo sebanyak 3.200 orang dengan jumlah retribusi Rp32.000.000.

Lebih lanjut dia menuturkan, para wisatawan ini berasal dari Sumbar, maupun daerah tetangga, bahkan dan ada juga yang dari luar Sumatera, seperti Jakarta, Bandung, Tangerang dan beberapa dari Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi.

"Angka ini, hanya untuk PAD Kota Pariaman saja, sedangkan PDRB yang dihasilkan dengan perputaran ekonomi yang terjadi di kawasan wisata, akan lebih besar lagi, dengan jumlah kunjungan tersebut, kalau 1 orang membelanjakan Rp100 ribu saja, maka PDRB yang beredar mencapai Rp6 miliar lebih," tukasnya.

Genius mengakui, momen Lebaran Idul Fitri tahun ini jadi daya ungkit dan angin segar bagi geliat perekonomian dan wisata di Kota Pariaman, karena selama dua tahun kemarin menurun akibat pandemi Covid-19.

"Semoga Pandemi ini segera berakhir, karena di Kota Pariaman berada di level I, dan kami serius mengatasi penyebaran virus corona ini dan peningkatan angka vaksinasi, sehingga kedepan, kita terus dapat melaksanakan kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman," pungkas Genius Umar.

Komentar