Komisi III DPRD Sumbar Tagih Komitmen Bank Nagari

Metro- 09-06-2022 20:39
Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Ali Tanjung bersama pihak Bank Nagari beri keterangan pada wartawan seusai rapat kerja dengan komisi ini terkait proses penggantian uang nasabah yang terkena skimming, di DPRD Sumbar, Kamis siang (9/6). (Dok : Istimewa)
Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Ali Tanjung bersama pihak Bank Nagari beri keterangan pada wartawan seusai rapat kerja dengan komisi ini terkait proses penggantian uang nasabah yang terkena skimming, di DPRD Sumbar, Kamis siang (9/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Proses penggantian uang nasabah Bank Nagari (BN) masih dilakukan pihak bank bersangkutan akibat terjadinya aksi skimming terhadap ratusan orang nasabahnya beberapa waktu lalu.

Sementara, Komisi III DPRD Sumbar membidangi Keuangan, meminta pihak Bank Nagari untuk segera menuntaskan proses penggantian uang nasabah yang hilang akibat aksi skimming tersebut.

Ketua Komisi III, Ali Tanjung menjelaskan, dalam rapat kerja Komisi III dengan pihak Bank Nagari, yang digelar Kamis (9/6) siang di DPRD Sumbar, mengungkapkan data tertulis yang didapat Komisi dari pihak bank menunjukkan ada 37 nasabah lagi yang belum diselesaikan penggantiannya dengan nilai uang sebesar Rp400 juta.

Baca Juga

"Tapi secara lisan yang disampaikan oleh kepala divisinya kepada kami ketika dalam rapat kerja bersama Komisi III tadi (Kamis siang, red), menyebutkan bahwa sebenarnya hanya dua orang nasabah lagi yang belum dilakukan penggantian dan angkanya tidak sampai Rp400 juta, namun pihak bank belum beri laporan resmi menyangkut dua nasabah itu kepada kami," ujar Ali Tanjung saat dihubungi Arunala.com , di ruang kerjanya, Kamis siang (9/6).

Bagi Komisi III, sebut Ali Tanjung melanjutkan, jika memang masih ada dua nasabah lagi yang belum dilakukan penggantian, maka pihak bank menilai proses penggantian uang nasabah yang terkena skimming hampir mencapai 100 persen.

"Apa bila penggantian uang dua nasabah itu selesai dilakukan, maka baru bisa dikatakan tuntas pihak Bank Nagari menyelesaikan pembayaran uang pengganti para nasabah yang terkena skimming itu," tukas Ali Tanjung.

Dia menyebutkan, akibat aksi skimming itu, pihak Komisi III mendapat kabar jika total kerugiannya mencapai Rp2,5 miliar lebih dengan total nasabah yang kena skimming berjumlah 190 orang.

Kemudian, melihat upaya Bank Nagari mengatasi kerugian nasabahnya itu, Ali Tanjung menilai hal itu perlu diapresiasi, apa lagi pihak bank berkomitmen tidak ada sepersen pun dana nasabah yang kurang.

"Melihat komitmen Bank Nagari itu, saya bersama anggota Komisi III menantikan langkah tersebut, karena sejak awal peristiwa terjadi, kami di Komisi III terus mengawal kasus ini dengan prinsip tidak ada dana nasabah yang dirugikan, dan hal itu direspon dengan cepat pihak Bank Nagari," ungkap Ali Tanjung lagi.

Sementara, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Gusti dalam jumpa pers seusia rapat bersama Komisi III, menyampaikan pihaknya akan mengganti dana nasabah secepatnya.

Sekaligus dia juga mengapresiasi Komisi III DPRD Sumbar dalam mengawal dan mengawasi proses penggantian dana nasabah itu.

Terkait kasus skimming itu, Gusti Candra mengatakan pihak Bank Nagari sudah koordinasi dengan Polda Sumbar dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Termasuk proses yang dilakukan bank itu.

"Agar dapat bertransaksi dengan aman, kamu imbau nasabah memanfaatkan transaksi non tunai karena transaksi non tunai tidak bisa di skimming," terang Gusti.

Selain itu, Gusti juga mengimbau nasabah yang bertransaksi di ATM, tetap selalu waspada dan mencari ATM yang lokasinya aman.

"Untuk lebih amannya nasabah Bank Nagari bertransaksi, bisa menggunakan e banking Bank Nagari yang bisa dilakukan di ATM mana saja," pungkas Gusti.

Komentar