Wako Padang Minta Sekko Baru Tancap Gas

Metro- 13-06-2022 16:47
Wali Kota Padang Hendri Septa melantik Sekko Padang definitif Andree Harmadi Algamar di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aiepacah, Senin (13/6). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Padang Hendri Septa melantik Sekko Padang definitif Andree Harmadi Algamar di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aiepacah, Senin (13/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala - Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Harmadi Algamar resmi menjadi Sekretaris Kota (Sekko) Padang setelah dilantik Wali Kota Padang Hendri Septa.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Sekko Padang berlangsung di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aiepacah, Senin (13/6).

Andree Harmadi Algamar sendiri menggantikan Penjabat Sekko Padang, Fitriyanti. Masa lama jabatan yang diemban Fitriyanti sejak 19 Januari 2022 hingga pelantikan Sekko Padang definitif.

Baca Juga

"Ini adalah penantian yang panjang. Tepat 13 Juni 2022, kita sudah melantik Sekretaris Kota Padang definitif," kata Wali Kota Padang, Hendri Septa saat memberikan sambutan.

Ia berharap Sekko Padang yang dilantik menjadi pemimpin yang hebat dan mengedepankan kepentingan organisasinya ke depan.

"Pelantikan ini juga memberikan pelajaran, bahwa seluruh esensi kehidupan yang dijalani merupakan skenario hidup yang sudah digariskan oleh Allah SWT," tutur Hendri Septa.

Karena itu, sebut Hendri Septa, pelantikan ini dapat membangun motivasi dan semangat dari Sekko yang baru. Tentunya sebagai aparatur yang mempunyai gagasan, dedikasi, kreatif dan inovasi.

"Kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan daerah, tak terlepas dari peran Sekretaris Daerah. Pasalnya, ia (Sekko, red) mempunyai peranan penting dan berkewajiban membantu kepala daerah dalam menyusun dan membina hubungan kerja dengan seluruh OPD, lembaga teknis, unit pelaksana teknis lainnya. Serta motor penggerak organisasi Pemko Padang," ucap Hendri Septa.

Selain itu, kata Hendri Septa, Sekko juga harus dapat membaca dinamika yang sedang berkembang di dalam masyarakat. Terutama untuk mempersiapkan dan mengintegrasikan segala potensi guna mendukung setiap kebijakan yang diberikan kepala daerah.

"Harus mampu menyikapi teritorial dan penyelenggaraan otonomi daerah. Serta mampu berkoordinasi dan berkomunikasi secara produktif kepada seluruh institusi. Baik internal maupun eksternal. Dan mengoptimalkan sumber daya aparatur serta mengkoordinasikan pengelolaan keuangan daerah yang tepat sasaran," ungkapnya.

Hendri Septa mengimbau segenap jajaran OPD harus memberikan dukungan dan kerja sama yang baik. Sehingga tugas dan amanah organisasi dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Ini demi terwujudnya visi misi Pemko Padang.

"Dan Sekko harus meningkatkan disiplin ASN. Lakukanlah upaya untuk menyeimbangkan antara peningkatan kesejahteraan dengan reward dan punishment. Guna untuk meningkatkan potensi dari ASN tersebut. Tentunya dengan prinsip birokrasi yang cepat, akurat, dan tepat. Namun taat dengan peraturan perundangan yang berlaku ," tegas Hendri Septa.

Di samping itu, Hendri Septa meminta Sekko baru juga membangun hubungan kerja yang baik dengan mitra kerja. Seperti DPRD dan Forkopimda. Ini dalam rangka mengembangkan kebijakan daerah dan kelancaran dalam menghadapi hambatan tugas terhadap pembangunan daerah.

"Selanjutnya, penyusunan anggaran berbasis kinerja. Dan, memberikan kesempatan kepada OPD untuk menyampaikan argumentasi atas semua usulan program kerja secara komprehensif," tuturnya.

Ia juga berharap pelaksana tugas untuk dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dengan mewujudkan pemerintahan daerah sesuai prinsip good governance. Akhirnya berdampak pada pelayanan prima kepada masyarakat.

"Oleh karena itu, kepada Sekko yang baru segera menyesuaikan diri. Tidak berlama-lama. Hari ini cukup syukuran. Besok, tancap gas," pintanya.

Sementara itu, Sekko Andree Harmadi Algamar mengatakan amanah yang diemban ini cukup berat.

Ia akan berusaha semaksimalnya membantu Wali Kota Padang dalam mewujudkan program unggulan serta visi dan misi. Dengan menciptakan solidaritas ASN antar organisasi perangkat daerah (OPD) guna diharapkan visi dan misi Wali Kota Padang dapat segera terwujud.

"Saya tidak kenal dengan Superman yang saya tau adalah super tim. Untuk itu saya akan membantu wali kota Padang sebaiknya," tegas suami dari dr Putri Sari Ivanny SpTHT-KL ini.

Ke depan dirinya akan membangun Padang lebih baik. Terutama dengan menyelaraskan segala lini. Termasuk membangun komunikasi yang baik dengan Forkopimda. Serta membangun semangat kerja ASN Pemko Padang.

"Saya akan memastikan perencanaan kerja berjalan, serta membangun semangat kerja yang baik untuk Padang lebih baik," ucap alumni S-2 UI dan Universitas Pertahanan ini.

Untuk diketahui, pelantikan ini telah melalui prosedur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Setelah sebelumnya dilakukan seleksi terbuka hingga mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Berdasar surat KASN No B-2074/JP.00.00/06/2022 tanggal 9 Juni 2022 perihal Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Padang.

Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang telah dilantik, telah melewati beberapa tahapan seleksi.

Mulai dari pendaftaran calon, uji kompetensi, psikometri yang dilaksanakan oleh UPT BKD Riau, uji rekam jejak. Kemudian pembuatan makalah, presentasi dan wawancara.

Berdasar UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 115 ayat 5 menyatakan khusus untuk Jabatan Pimpinan Pratama Tinggi yang memimpin Sekretariat Daerah Kota/Kabupaten sebelum ditetapkan oleh bupati atau wali kota, dikoordinasikan dengan gubernur. Wali Kota Padang pun telah berkoordinasi dengan gubernur.

Bahkan telah memperoleh persetujuan pengusulan untuk tiga nama tertinggi untuk terus diusulkan ke KASN.

Sebagaimana dalam surat Gubernur Sumbar kepada Wali Kota Padang No 821/3984/IV/BKD-2022 tanggal 7 Juni 2022 perihal Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Pratama Tinggi Sekretaris Daerah Kota Padang telah mendapat rekomendasi dari KASN yang diterima pada 9 Juni lalu.

Wali Kota sebagai pejabat pembina kepegawaian, memilih satu dari tiga nama calon pejabat Pimpinan Tinggi Pratama untuk ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah Kota Padang.

Komentar