Pemko Pariaman segera Patenkan Sulaman Kapalo Peniti

Metro- 16-06-2022 19:20

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Kerajinan tangan berupa Sulaman Kapalo Peniti yang dimilik Kota Pariaman, segara dipatenkan pemko setempat dalam waktu dekat.

Upaya mematenkan kerajinan ini dilakukan Pemko Pariaman agar tidak diklaim milik daerah lain.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pariaman, Lucyanel Genius menyebutkan akan segera melapor ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan Hak Paten dari produk sulaman yang satu ini.

Baca Juga

"Sulaman Kapalo Peniti merupakan produk kerajinan khas Nareh, Kota Pariaman, maka hal itu perlu mendapat pengakuan secara hukum agar tidak diklaim milik daerah ini," kata Lucyanel Genius di sela sosialisasi pendaftaran indikasi geografis Sulaman Kapalo Peniti khas Nareh, di Aula Kantor Camat Pariaman Utara, Kamis (16/6).

Lucyanel menyatakan dengan adanya pengakuan hukum berupa Hak Paten itu, tentunys akan mengangkat kawasan indikasi geografis Nareh dan sekitarnya terutama Kota Pariaman agar makin dikenal masyarakat baik nasional bahkan internasional.

Lucyanel Genius juga mengungkapkan sebagai pembina kerajinan daerah Kota Pariaman, kami berkeinginan dan memiliki perhatian serta peduli terhadap kelestarian dan eksitensi Sulaman Kapalo Peniti khas Nareh agar tetap dikenal dan tidak di klaim oleh daerah lain.

"Hal ini tentu akan mengangkat kawasan indikasi geografis yaitu Nareh dan sekitarnya terutama Kota Pariaman agar semakin dikenal masyarakat baik nasional bahkan internasional," ulasnya.

Lebih lanjut, Lucyanel Genius menjelaskan, setelah sosialisasi ini, akan dibentuk kepengurusan Masyarakat Peduli Indikasi Geografis (MPIG) Sulaman Kapalo Peniti di Kecamatan Pariaman Utara.

"Ini adalah satu persyaratan untuk pendaftaran indikasi geografis Sulaman Kapalo Peniti yang artinya mereka peduli terhadap kekayaan intelektual didaerahnya," terangnya.

Dia berharap, kerjasama dari kepala desa, niniak mamak dan pelaku industri Sulaman di Kota Pariaman untuk aktif dan bersemangat dalam mendaftarkan Sulaman Kapalo Peniti khas Nareh.

Komentar