Ada 400 Badan Publik Ikuti Monev KI Sumbar 2022

Metro- 23-06-2022 10:42
Ketua KI Sumbar Nofal Wiska dan komisioner yang lain sedang zoom meeting dengan KI Pusat membahas monev badan publik 2022 di Sumbar, Rabu (22/6). (Dok : Istimewa)
Ketua KI Sumbar Nofal Wiska dan komisioner yang lain sedang zoom meeting dengan KI Pusat membahas monev badan publik 2022 di Sumbar, Rabu (22/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik 2022 yang dilakukan Komisi Informasi (KI) Sumbar di provinsinya akan menyasar lebih banyak badan publik.

Bila tahun 2021 kemarin terdapat 394 badan publik yang ikut monev, namun di 2022 ini ada sekitar 400 badan publik yang ikut.

Hal ini dibenarkan Komisioner Bidang kelembagaan KI Sumbar Tanti Endang Lestari kepada media di Padang, Rabu (22/6).

Baca Juga

"Insya Allah, monev badan publik yang kami laksanakan tahun 2022 ini akan menyasar 400 badan publik dengan sembilan kategori," kata Tanti.

Namun sebelum monev dilakukan, sebut Tanti, pihak KI Sumbar lebih dulu mengadakan bimbingan teknis (bimtek) terhadap ratusan badan publik terkait teknis dan apa saja yang jadi hal penting pada monev nanti.

"Untuk bimtek itu sendiri, akan kami lakukan pada 5 Juli nanti, sekaligus melaunching kegiatan monev 2022," ujar Tanti lagi.

Sedangkan Komisioner KI Sumbar, bidang penyelesaian sengketa Informasi (PSI), Adrian Tuswandi menyebutkan tak ada masalah soal banyaknya kategori penilaian pada monev kali ini.

"Selama ini KI Sumbar melaksanakan monev keterbukaan informasi publik untuk 10 kategori termasuk instansi vertikal, PTN/PTS dan BUMN yang ada di Sumbar. Dan ini menambah eksistensi KI Sumbar dalam memasifkan tugas diberikan UU Keterbukaan Informasi Publik di Sumbar," ujar Adrian Tuswandi.

Di sisi lain, Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska seusai zoom meeting dengan Komisioner KI Pusat, Handoko, Rabu siang itu menyambut baik sikap KI Pusat untuk mensubsidi monev KI se Indonesia lewat APBN, dengan harapan biar banyak badan publik yang bisa lakukan monev berikut menambah jumlah kategori penilaiannya.

"Ini cita-cita besar, apalagi KI Pusat akan mengintegrasikan aplikasi e-monev yang dipelopori KI Sumbar. Dalam satu klik saja, siapa pun bisa melihat potret keterbukaan informasi publik seluruh badan publik yang ada di Sumbar maupun di seluruh Indonesia," kata Nofal Wiska.

Komentar