Pahlawan PAD Dibalik Suksesnya PaPa 2022

Ekonomi- 09-05-2022 15:35
Zainal Efendi, salah satu petugas bagian retribusi dari Disparbud yang melayani pembelian tiket menuju Pulau Angso Duo, Senin (9/5). (Dok : Istimewa)
Zainal Efendi, salah satu petugas bagian retribusi dari Disparbud yang melayani pembelian tiket menuju Pulau Angso Duo, Senin (9/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Setelah sepekan pelaksanaan Festival Pantai Pariaman (Festival PaPa) 2022, banyak hal diluar dugaan yang terjadi. Mulai dari melonjaknya para pengunjung objek wisata di Kota Pariaman sampai meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pariaman yang berasal dari salah satu objek wisata andalan Kota Pariaman yakni Pulua Angso.

Untuk memastikan kelancaran selama proses keberangkatan dan kembali dari pulau, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman telah menugaskan 3(tiga) orang petugas untuk keberangkatan dan kenyamananwisatan selama berada di lokasi.

Namun dibalik suksesnya pelaksanaan Festival PaPa 2022, ada sedikit kisah bagi para pahlawan PAD Retribusi Pulau tersebut yang telah ditugaskan.

Baca Juga

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemko Pariaman berhasil menjual tiket objek wisata Pulau Angso Duo dengan tertib dan lancar. Tiket pergi dan pulang dari Pulau Angso Duo dengan harga Rp 40 ribu per orang dengan rincian Rp30 ribu untuk pengusaha kapal, dan asuransi dan Rp10 ribu untuk retribusi.

Sehingga dari retribusi tiket ke pulau mendatangkan PAD selama sepekan dengan jumlah Rp32 juta. Untuk tiga orang petugas tersebut, 1 orang petugas Zainal Efendi akan berada di lokasi pintu keberangkatan.

Kemudian dua orang lagi bertugas, Suryadi dan Syamsul menjaga kebersihan dan aset Pemko Pariaman di Pulau Angso Duo. Mereka yang bertugas dipulau akan diinapkan di pulau selama Festival PaPa 2022.

Seperti Zainal Efendi, salah satu petugas bagian retribusi dari Disparbud mengatakan Festival PaPa 2022 sangat ramai pengunjung.

"Mulai pukul 07.30 s/d 16.00 WIB, saya dan kawan-kawan membuka loket penjualan tiket ke pulau. Sebelum membuka loket, saya juga melihat situasi dan kondisi cuaca terlebih dulu. Jangan sampai loket dibuka tetapi cuaca tidak bersahabat," ucapnya, Senin (9/5).

Dia menambahkan, tiket dijual sesuai tarif yang telah ditetapkan pemko yakni untuk 1 orang pergi dan pulang akan dikenakan Rp 40 ribu.

Disamping mengawasi penjualan tiket, pria yang lebih dikenal dengan sapaan Uncu Nal ini juga setiap pagi melakukan pengecekan terhadap kapal wisata. Mulai melakukan pengecakan terhadap bahan bakar hingga pengamanan untuk penumpang. Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal -- hal buruk selama berwisata kepulau.

"Tidak hanya menunggu di loket penjualan, apabila pengunjung mulai terlihat sepi, saya juga mencari pengunjung. Mulai melakukan lobi-lobi sampai promosi keindahan Pulau Angso Duo, dengan begitu wisatawan akan tertarik mengunjungi pulau tersebut," jelas Zainal.

Selain itu, dia juga mengaku meskipun loket penjualan tutup pukul 16.00 WIB, dirinya masih tetap berada di lokasi sampai pengunjung kembali ke daratan maupun hingga ke pulau, guna memastikan keselamatan pengunjung.

Banyak menghabiskan waktu di luar untuk bekerja memang sudah menjadi risiko para pahlawan PAD ini.

Namun dia mengaku profesi yang dilakukan ini semua bentuk dari tanggung jawab mereka yang telah diberi kepercayaan.

"Dan pihak keluarga juga memberikan dukungan penuh untuk lancarnya pekerjaan yang dilakukan saya lakukan," kata Zainal.

Komentar