DPD RI Bantu Sejumlah Kelompok Budidaya

Metro- 18-06-2022 13:52
Ketua Komite II DPD RI, Yorrys Raweyai dan rombongan salurkan bantuan Kementerian KKP kepada sejumlah kelompok pembudidaya di Kota Pariaman, Sabtu (18/6). (Dok : Istimewa)
Ketua Komite II DPD RI, Yorrys Raweyai dan rombongan salurkan bantuan Kementerian KKP kepada sejumlah kelompok pembudidaya di Kota Pariaman, Sabtu (18/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Anggota DPD RI Komite II yang diketuai Yorrys Raweyai, menyalurkan bantuan dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP), kepada kelompok pembudidaya yang ada di Kota Pariaman.

Bantuan tersebut berupa, Bioflok Lele sebanyak satu paket senilai Rp167.800.000 kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Cincau, bantuan Bioflok Nila sebanyak satu paket senilai Rp197.000.000 kepada kelompok pembudidaya ikan Tusamon, Bantuan 40.000 ekor benih dan 4 paket calin ikan lele senilai Rp12.925.600 kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Family.

Bantuan 4 Paket Calon Induk Ikan Lele senilai Rp.1.605.600,- kepada Unit Pembenihan Rakyat Safira, Bantuan 2.500 ekor Benih Nila dan 5.000 Ekor benih Gurami senilai Rp.3.560.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Air Tawar, dan Bantuan Paket Mesin Pakan Tenggelam dan Bahan Baku senilai Rp.100.000.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Jaya Mandiri.

Baca Juga

Yorrys Raweyai, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Pariaman yang telah melakukan Pola Integrated Farming atau Pertanian Terpadu di Desa Batang Tajongkek, Sabtu (18/6).

Beliau katakan bahwa, kunjungan ini adalah wujud dari kepedulian Komite II DPD RI secara keseluruhan, sebagai representasi dari daerah untuk Indonesia, untuk mewujudkan program-program pemerintah daerah dalam rangka pengabdian mereka kepada bangsa dan negara, khususnya bagi daerah.

"Kegiatan hari ini adalah salah satu wujud konkrit dari KKP terhadap Desa Batang Tajongkek, yang mana desa ini sudah menerapkan pola integrated farming, sesuai dengan apa yang telah diprogramkan oleh pemerintah Kota Pariaman", sebut Yorrys.

Yorrys berharap bantuan yang diberikan oleh KKP ini bisa bermanfaat untuk seluruh kelompok pembudidaya yang ada di Kota Pariaman, dan bisa juga dicontoh oleh Kabupaten/Kota lainnya.

"Apresiasi untuk pemerintah Kota Pariaman yang telah berusaha mensejahterakan masyarakatnya dengan kegiatan ini, semoga kegiatan ini semakin berkembang kedepannya, begitu juga dengan program-program lainnya", tegas Yorrys Raweyai.

Sementara itu Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Yorrys Raweyai beserta rombongan, yang telah mau berkunjung ke Desa Batang Tajongkek, sekaligus meresmikan dan menebar benih ikan di lokasi Wisata Edukasi Kolam Pancing Desa Batang Tajongkek, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman.

"Kita patut bersyukur dengan adanya kunjungan ini, karena hal ini membuktikan bahwa DPD itu merupakan jembatan (bridging) antara pusat dengan daerah. DPD dapat melihat secara langsung bagaimana dengan integrated farming yang telah diterapkan di Kota Pariaman, ujar Genius Umar.

Genius Umar menjelaskan kepada rombongan, bahwa Desa Batang Tajongkek ini sudah mengembangkan budi daya ikar air tawar yang merupakan hasil pembinaan dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman. Hal tersebut dibuktikan dengan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) penambahan kolam ikan Desa Batang Tajongkek guna menunjang sektor Katahanan Pangan dan Hewan.

Kegiatan PKTD Desa Batang Tajongkek, dianggarkan dari dana desa dan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat Desa Batang Tajongkek, untuk mendorong sektor budi daya perikanan dan air tawar, guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di desa.

"Dengan Pola Integrated Farming yang sedang diusung oleh Pemerintah Kota Pariaman termasuk integrasi dengan sektor perikanan, dapat berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, apalagi tekhnologi yang diterapkan sederhana sehingga mudah diimplementasikan oleh masyarakat", ungkap Genius Umar.

Komentar