Satupena Sumbar Gelar IMLF 2023

Metro- 15-07-2022 22:05
Sekprov Sumbar Hansastri pimpin rapat persiapan pelaksanaan IMLF 2023 yang digagas Komunitas Satupena Sumbar, di ruang rapat Sekprov, Jumat (15/7). (Dok : Istimewa)
Sekprov Sumbar Hansastri pimpin rapat persiapan pelaksanaan IMLF 2023 yang digagas Komunitas Satupena Sumbar, di ruang rapat Sekprov, Jumat (15/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Pemprov Sumbar dukung penuh kegiatan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2023 yang digelar kumpulan penulis dibawah nauangan DPD Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) Sumbar.

"Kegiatan IMLF 2023 dinilai sejalan dengan apa yang dicanangkan Pemprov Sumbae dengan menjadikan tahun 2023 sebagai tahun kunjungan wisatawan ke Sumbar," ungkap Sekprov Sumbar, Hansastri saat pertemuan dengan pengurus DPD Satupena Sumbar dan sejumlah Kepala OPD di lingkup pemprov, di ruangan rapat Sekprov, Jumat siang (15/7).

Hansastri menyebutkan, kegiatan IMLF yang bertaraf internasional dengan melibatkan sejumlah delegasi dari berbagai negara tentu perlu persiapan lebih matang dan menyamakan persepsi antara pengurus Satupena Sumbar sebagai penggagas IMLF dengan jajaran Pemprov Sumbar.

Baca Juga

"Mengingat ini iven internasional, makanya saya sengaja menghadirkan Kepala Bappeda, Kepala BKAD, Kadis Kebudayaan, Kadis Pendidikan, Kadis Pariwisata, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan, Kadis Kesehatan, Kabiro Umum, Kabiro Adpin, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang," kata Hansastri.

Menurut dia, pemprov sangat mendukung kegiatan IMLF ini. Kehadiran delegasi dari berbagai negara tersebut juga memberikan dampak positif bagi Sumbar.

"Semoga kegiatan IMLF dapat berjalan lancar sesuai dengan apa yang sudah direncanakan," kata Hansastri menambahkan.

Ketua DPD Satupena Sumbar, Sastri Bakry menjelaskan, IMLF diselenggarakan 22-27 Februari 2023 mendatang dan didukung Sumbar Talenta dan pihak lainnya, bermaksud merajut sinergi antara bangsa dalam membangun tatanan dunia baru melalui gerakan literasi berskala dunia.

"Sedangkan tujuannya antara lain, meningkatkan budaya literasi yang semakin kompleks di era 4.0. Saling berbagi wawasan, ilmu pengetahuan, dan pengalaman terkait dunia literasi dalam berbagai aspek pendidikan, kesenian, kebudayaan dan ekonomi kreatif," sebut Sastri.

Selain itu, sambungnya, iven ini juga menumbuhkembangkan kecakapan literasi dalam interaksi global menuju tatanan dunia baru yang telah menembus batas negara.

Selanjutnya, kegiatan IMLF akan menumbuhkembangkan kecakapan sosio-kultural dalam membangun kesalingpahaman dan integritas diri sebagai penduduk dunia baru.

Mempromosikan dan mengenal lingkungan Minangkabau dan objek wisata Sumbar yang semakin berkembang.

Menurut Sastri lagi, peserta IMLF antara lain dari komunitas Satupena seluruh Indonesia, sastrawan, budayawan, seniman dari berbagai negara, profesional terkait literasi, seperti dosen, guru, pustakawan, arsiparis, sejarawan, filolog dan lain-lain.

Kemudian, ada juga penggiat literasi, seperti pengelola rumah baca, taman bacaan masyarakat, dan sejenisnya, penerbit dan pengelola media, ASN yang mengemban jabatan struktural dan fungsional terkait literasi.

"Menyangkut delegasi dari negara asing yang diundang Australia, Belanda, Brunei Darussalam, China, Kamboja, Malaysia, Thailand, Singapura, Rusia, Aljazair dan Zimbabwe. Sebagian dari mereka sudah menyatakan kesediaan hadir di IMLF," kata Sastri Bakry.

Komentar