Dibutuhkan Kesadaran Pemotor Gunakan Helm

Edukasi-142 hit 05-06-2020 23:37
Alfi Syukri Rama bersama tim saat edukasi mahasiswa FEBI UIN IB Padang, soal kesadaram penggunaan helm bagi pemotor, Kamis siang (4/6). (Foto : Amz)
Alfi Syukri Rama bersama tim saat edukasi mahasiswa FEBI UIN IB Padang, soal kesadaram penggunaan helm bagi pemotor, Kamis siang (4/6). (Foto : Amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala -- Masih tingginya kasus kematian akibat kecelakaan sepeda motor di Indonesia menjadi bahan kajian tim mahasiswa Program S3 Kajian Lingkungan dan Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (UNP).

Soalnya dari data Korlantar Polri yang mereka dapat, selama tahun 2019 kemarin, jumlah kasus kecelakaan sepeda motor di Indonesia mencapai 36.481 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 71 persen diantaranya meninggal dunia.

"Kami menilai banyaknya korban jiwa pada kasus ini akibat masih adanya pengendara sepeda motor (pemotor) itu yang tidak memakai alat pelindung kepala (helm). Padahal alat ini sangat penting bagi pengendara," ungkap Ketua tim mahasiswa Program S3 Kajian Lingkungan dan Pembangunan Fakultas Ekonomi UNP, Alfi Syukri Rama kepada Arunala.com , Kamis malam (4/6).

Baca Juga

Masyarakat, kata Alfi, masih banyak beralasan untuk tidak memakai helm saat mengendarai sepede motor. Diantara alas an yang mereka kemukakan mulia memakai helm dapat merusak model rambut yang sudah disisir. Lalu dapat merusak Hijab (Jilbab) yang sudah terpasang, dan alasan lainnya.

"Dengan berbagai alasan itu maka akhirnya kebiasaan tidak memakai helm jadi budaya di masyarakat, bahkan menjadi sebuah kebanggaan. Sebenarnya hal itu tidak bisa dibenarkan menurut UU Lalulintas," ujar Alfi Syukri lagi.

Karena itu, jelas dia, harus ada budaya yang tercipta sejak dini, sehingga masyarakat tidak sungkan menggunakan helm, meskipun berkendara dalam jarak dekat. Mau keluar rumah sebentar naik motor di jalan raya tetap harus pakai helm.

"Budaya gunakan helm saat berkendara itu yang kami sosialisasikan kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN IB Padang, Kamis siang (4/6)," ujar Alfi Syukri.

Dia melihat, resiko cidera serius akibat kecelakaan bagi pemotor sangat tinggi dibandingkan dengan pengendara mobil. Motor tidak memiliki bodi kendaraan yang bisa melindungin pengendaranya.

"Jadi sudah seharusnya pemotor menyadari bahwa mereka harus lebih bijak dan berhati-hati saat berkendaraan di jalan raya," ingat Alfi Syukri.

Helm menurut Alfi Syukri, merupakan salah satu perlengkapan pengaman paling penting dan utama dalam mengendarai sepeda motor. Helm sangat penting karena dengan menggunakannya dapat mengurangi cidera serius akibat kecelakaan.

Dalam kondisi darurat, helm juga berfungsi sebagai tameng organ kepala yang bisa meredam energi benturan terhadap objek lainnya

Coba bayangkan, apa yang akan terjadi jika tiba-tiba sipengendara sepeda motor terpental yang sedang melaju kencang? tanya Alfi. "Kemungkinan besar kepala kita akan membentur sesuatu saat mendarat entah itu aspal, batu, pagar pembatas, pohon, rumput dan lain sebagainya," kata Alfi Syukri Rama.

Komentar