Fraksi di DPRD Dharmasraya Pertanyakan Pengganti Wabup

Metro- 01-06-2022 15:01
Juru bicara Fraksi PAN, Yulindo Sari Muhtar saat menyampaikan pertanyaan sosok pengganti Wakil Bupati Dharmasraya saat sidang di DPRD, Rabu (1/6). (Dok : Istimewa)
Juru bicara Fraksi PAN, Yulindo Sari Muhtar saat menyampaikan pertanyaan sosok pengganti Wakil Bupati Dharmasraya saat sidang di DPRD, Rabu (1/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: anto

Dharmasraya, Arunala - Beberapa Fraksi di DPRD Kabupaten Dharmasraya menyoroti kekosongan kursi Wakil Bupati Dharmasraya pasca meninggalnya Wakil Bupati Dasril Panin Dt Labuan pada 11 Februari yang lalu.

Fraksi yang mengkritisi hal tersebut masing-masing fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Nasdem dan Fraksi Bangsa Sejahtera. Kritikan itu disampaikan rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap nota penjelasan bupati terkait Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2021, serta tiga Ranperda dari pemkab tersebut, Rabu (1/6).

Juru bicara Fraksi PAN, Yulindo Sari Muhtar, menyebutkan dengan kekosongan kursi wabup tersebut tentu akan sangat berdampak pada jalannya roda pemerintahan, untuk itu diharapkan kepada partai pengusung agar segera melakukan tahapan terhadap kekosongan kursi wakil bupati tersebut.

Baca Juga

"Dengan terisinya kekosongan kursi wakil bupati bisa memaksimalkan kenerja bupati dalam membangun Dharmasraya ke arah yang jauh lebih baik lagi," harapnya.

Hal senada ditegaskan Wakil Ketua DPRD, Ade Sudarman dengan menyebutkan, hingga Rabu (1/6) ini lima Partai pengusung masing-masing partai PDIP, Golkar, Demokrat, Hanura dan PKB, belum memberikan nama terkait pengganti wakil bupati tersebut.

Untuk itu diharapkan kepada partai pengusung agar segera duduk bersama melakukan rembuk danemberika selamat dua nama ke lembaga DPRD sebagai calon wakil bupati.

"Jika nama dari partai pengusung belum ada, tentu Bupati juga tidak bisa menunjuk nama yang akan jadi wakil bupati. Posisi tersebut sangat penting sekali dalam menjalankan roda pemerintahan, apa lagi di tengah kesibukan bupati yang cukup padat, ditambah lagi dengan posisi Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang juga Ketua Apkasi, tentu kegiatan pemerintahan tidak bisa di handle sendiri oleh Bupati dan butuh wakil yang tentu akan sangat membantu dalam menjalankan roda pemerintahan," tegas Ade yang juga Ketua DPD PAN Dharmasraya tersebut.

Saat ini, ucapnya, beberapa kegiatan dan anggaran handle oleh Sekkab, hal itu tidak ada masalah. Namun tentu akan lebih baik lagi jika kegiatan-kegiatan itu juga dilakukan atau di handle wakil bupati. Di samping itu masukan dan kritikan yang disampaikan DPRD hendaknya menjadi pemicu bagi pihak terkait untuk berbenah lebih baik lagi.

"Kami sama-sama cinta terhadap Dharmasraya ini. Kita sama- sama memiliki tanggungjawab untuk merealisasikan cita-cita pemekaran Dharmasraya sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing," tegas Ade.

Komentar