AP II Siap Naikan Level UMKM Binaannya

Metro- 29-07-2022 18:53
SGM of Community Development Center PT Angkasa Pura II, Amirzal dampingi Staf khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga saat lihat hasil produk UMKM binaan AP II BIM di kegiatan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM BUMN di Kota Sawahlunto, Jumat sore (29/7). (Foto : Arzil)
SGM of Community Development Center PT Angkasa Pura II, Amirzal dampingi Staf khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga saat lihat hasil produk UMKM binaan AP II BIM di kegiatan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM BUMN di Kota Sawahlunto, Jumat sore (29/7). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Sawahlunto, Arunala - Sebanyak 10 unit usaha UMKM binaan PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ikuti kegiatan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM BUMN yang diadakan pihak Angkasa Pura II di Lapangan Ombilin, Kota Sawahlunto, Jumat (29/7).

Adapun 10 UMKM binaan PT AP II BIM diboyong ke Sawahlunto itu, adalah DM Bordir, Tekda Sulam, Kripik Dedek Ami, Farilla Ilmi, dan C-Creative.

Selanjutnya, UMKM Usaha Rakik Uni Ris, Cukbi, Middle Coffee, Babe Cake serta Samara Frozen Food.

Baca Juga

SGM of Community Development Center PT Angkasa Pura II, Amirzal menyebutkan, kegiatan pasar rakyat dan bazar UMKM BUMN yang diadakan di Kota Sawahlunto ini memang digelar pihak AP II dan menjadi PIC-nya AP II dan CO PIC-nya PT RNI.

"Secara nasional, kegiatan pasar rakyat dan bazar UMKM BUMN yang diadakan di Sawahlunto merupakan ke 21, dan ada 2.500 pelaku UMKM dari berbagai produk usaha yang ikut," kata Amirzal kepada Arunala.com di sela-sela acara bazar itu.

Kemudian, sebut Amirzal, dari sesi diskusi yang dihadiri Staf khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga dan Wali Kota Sawahlunto, Zohirin Sayuti itu, berkembang beberapa pertanyaan dari pelaku UMKM, baik menyangkut pemasaran, permodalan, kemasan hingga ke soal bahan baku.

"Atas apa yang dirasakan para pelaku itu, nantinya akan kami carikan solusinya di "Rumah BUMN", dan di sana para pelaku ini nantinya dilatih untuk mencari solusi yang mereka hadapi itu," ujar Amirzal.

Kemudian terkait perkembangan UMKM binaan AP II, Amirzal menjelaskan, pihaknya akan menambah bantuan modal bagi mereka di tahun ini.

Ditanya berapa besar tambahan modal bantuan yang akan diberikan nantinya? Amirzal menyebutkan jumlahnya belum bisa ditentukan berapa besarannya.

"Itu tergantung berapa tingkat kebutuhannya seperti apa, dan nanti akan kami lakukan kajian. Saya berhadap dengan adanya tambahan bantuan modal nanti, mereka bisa naik kelas," tukas Amirzal.

Sementara, dari sesi kegiatan, terlihat dari booth produk umkm yang disediakan penyelenggara, ada berbagai macam produk UMKM yang ditampilkan bahkan dijual kepada masyarakat yang ingin membelinya.

Berbagai produk umkm itu mulai dari kerajinan tangan seperti nyaman tangan, souvenir berbentuk tas tangan dan lainnya, sulaman kain dan baju, hasil bordiran, aneka crispy dari berbagai bahan makanan, nugget, minuman olahan, kerajinan ukiran dari batu bara dan lain sebagainya.

Trisno, 33, pemilik Usaha Rakik Uni Ris binaan AP II BIM yang ada di Katapiang, Padangpariaman, mengatakan ikut sertanya usaha rakik yang dia punya pada pasar rakyat dan bazar UMKM BUMN di Sawahlunto kali ini jadi kesempatan bagi dia untuk memperkenalkan dan memasarkan produk penganan rakik yang dibuatnya.

"Secara langsung, baru kali ini saya ikut langsung acara bazar ini, sebelumnya hanya produk rakik saya saja yang cuma dibawa pihak AP II BIM untuk dipamerkan di berbagai iven bazar atau pasar murah di sejumlah tempat bahkan hingga ke Jakarta," ujar Trisno.

Dia juga mengaku, usaha yang dikelolanya itu sudah enam tahun lamanya jadi mitra binaan AP II BIM.

Komentar