Perpustakaan Bung Hatta Gelar Talk Show Ketokohan Sang Proklamator

Metro- 11-08-2022 21:58
Penyair dan sastrawan kondang, Taufik Ismail saat bacakan puisinya di acara talk show 120 Tahun Bung Hatta di Balai Sidang Bung Hatta, Novotel Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (11/8). (Foto : Arzil)
Penyair dan sastrawan kondang, Taufik Ismail saat bacakan puisinya di acara talk show 120 Tahun Bung Hatta di Balai Sidang Bung Hatta, Novotel Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (11/8). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Bukittinggi, Arunala - Kamis (11/8), pihak UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Bukittinggi mengadakan talk show 120 Tahun Bung Hatta yang akan dilaksanakan di Balai Sidang Bung Hatta, Novotel Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Talk show bertema "Bangkit Bersama Literasi" ini dihadiri sejumlah nara sumber kompeten seperti, Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Deni Kurniadi, Halida Hatta, Meutia Hatta, Gemala Hatta (Putri Bung Hatta), Sri Edi Swasono (menantu Bung Hatta).

Juga hadir nara sumber lainnya seperti Gubernur Sumbar Mahyeldi, wartawan dan penulis biografi Indonesia Hasril Chaniago, dan dimoderatori Muhammad Subhan.

Baca Juga

Selain itu, di acara talk show tersebut juga diadakan penampilan spesial berupa pembacaan puisi dari penyair dan sastrawan kondang Taufik Ismail.

Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Deni Kurniadi di kesempatan itu menyebutkan, Perpustakaan Nasional memiliki beberapa fungsi, mulai dari perpustakaan pembina, perpustakaan deposit, perpustakaan rujukan, perpustakaan penelitian, perpustakaan pelestarian dan juga sebagai pusat jaringan informasi di seluruh Indonesia.

"Selain hal disebutkan tadi, kami juga mempersembahkan Perpustakaan bagi dua Proklamator yakni Perpustakaan Proklamator Bung Hatta di Bukittinggi dan Perpustakaan Proklamator Bung Karno di Blitar," ungkap Deni Kurnaidi.

Dirinya mengatakan hadirnya dua perpustakaan Proklamator ini, menunjukkan pemerintah bersama masyarakat betul-betul bangga terhadap ketokohan dari para Proklamator ini.

"Untuk Bung Hatta, kita tidak hanya mengenal beliau sebagai sosok pahlawan saja, tapi juga sebagai sosok negarawan yang patut kita teladani bersama," jelas Deni Kurniadi lagi.

Terkait dengan keberadaan sosok Bung Hatta, lanjutnya, pihak Perpustakaan Nasional ingin mengimplementasikan cita-cita Bung Hatta itu tentang ekonomi kerakyatan, ekonomi koperasi dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Maka, melalui Perpustakaan Proklamator Bung Hatta ini, kami berupaya menghimpun, mendayagunakan dan mengoleksi buku tentang dari Bung Hatta yang ditulis oleh penulis dalam negeri maupun luar negeri, sehingga ada internalisasi mengenai sosok Bung Hatta bagi masyarakat luas," tutur Deni Kurniadi.

Deni menambahkan, merenungkan nasionalisme Bung Hatta, ada ruang belajar sepanjang masa. Nasionalisme yang dibawa Bung Hatta pertama-tama nampaknya adalah nasionalisme literasi.

"Bangsa yang besar, tentunya menjadikan literasi sebagai panglima perubahan dan peradaban," tukas Deni.

Dia melanjutkan, tak mengherankan begitu dahsyat pesan filosofis dari Bung Hatta untuk mencintai bangsa sendiri.

Deni juga mengutip salah satu pernyataan dari Bung Hatta yang berbunyi "Aku rela di penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas. Selama bersama buku kalian boleh memenjarakan ku dimana saja, karena dengan buka aku merasa bebas".

Sedangkan, Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Nur Karim menyampaikan, kegiatan talk show dalam rangka dalam input 120 tahun Bung Hatta.

"Kegiatan inklusi sosial ke-Bung Hatta-an yang diselenggarakan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta ini dilaksanakan sebagai ajang promosi bagi paradigma bagi layanan masyarakat berbasis inklusi sosial, di samping itu sebagai kebanggaan pihak UPT yang membawa nama besar Bung Hatta," ucap Nur Karim.

Dia menambahkan, pihak UPT tiap tahun selenggarakan peringatan hari ulang tahun Bung Hatta. Hal itu sebagai upaya mengenang jasa-jasa dari Proklamator Bung Hatta.

"Dengan momentum 120 tahun Bung Hatta ini, makanya kami dari pihak UPT menggelar peringatan hari lahir Bung Hatta yang dirangkai dengan berbagai kegiatan yang terkait dengan ketokohan Bung Hatta, salah satunya talk show ini," kata Nur Karim.

Komentar