Gubernur Apresiasi Keberadaan Pocadi DPRD Sumbar

Metro- 15-08-2022 16:09
Gubernur Mahyeldi melihat dari dekat keberadaan Pocadi yang ada di Sekretariat DPRD Sumbar, Senin (15/8). (Dok : Istimewa)
Gubernur Mahyeldi melihat dari dekat keberadaan Pocadi yang ada di Sekretariat DPRD Sumbar, Senin (15/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Keberadaan pojok baca digital (Pocadi) yang ada di DPRD Sumbar menarik perhatian Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Bukti itu setidaknya terlihat dengan kedatangan Mahyeldi secara mendadak ke tempat Pocadi berada yakni di lantai satu bagian kiri tangga menuju ruang sidang utama di gedung dewan tersebut.

Kedatangan Mahyedi ke Pocadi dilakukan seusai rapat paripurna yang digelar DPRD Sumbar, Senin siang (15/8).

Baca Juga

Saat di tempat itu, orang nomor satu di Sumbar itu langsung disambut Sekretaris DPRD Sumbar (Sekwan), Raflis bersama Kabag Persidangan dan Perundangan-undangan, Zardi Syahrir, Ketua Forum Wartawan Parlemen, Novrianto dan beberapa staf sekretariat DPRD.

Saat berada di pojok baca digital itu, dimana terdapat sejumlah buku-buku yang berhubungan informasi pembangunan di Sumbar, informasi tentang kinerja dan produk-produk Perda yang sudah disahkan DPRD, hingga informasi lainnya.

Selain itu, pihak sekretariat juga menyediakan perangkat komputer agar masyarakat yang ingin tahu soal kinerja dan capaian yang sudah dilakukan DPRD Sumbar bisa diakses publik.

Melihat hal ini, setidaknya Mahyeldi mengapresiasi kerja sekretariat DPRD yang komit tentang keterbukaan informasi publik.

"Saya memang menginginkan semua OPD yang ada di Sumbar melakukan hal sama dengan apa yang dibuat sekretariat DPRD Sumbar dalam memberikan informasi dan keterbukaan, sehingga masyarakat senang," kata Mahyeldi.

Dia juga mengatakan, sangat berpihak atau pro keterbukaan informasi, karena itu diatur dalam undang-undang, juga membuat masyarakat menjadi cerdas dalam berbagai hal.

"Pemprov Sumbar akan selalu memberi motivasi pada semua dinas, agar bekerja baik dan memberikan informasi secara objektif pada pihak-pihak yang menginginkannya," pungkas Mahyeldi.

Komentar