Pencuri Besi Milik PT Semen Padang Diringkus

Metro-457 hit 09-06-2020 21:06
Tersangka Sam Islami, pencuri besi milik PT Semen Padang yang berhasil ditangkap jajaran Polsek Luki, Selasa (9/6).(Dok : Istimewa)
Tersangka Sam Islami, pencuri besi milik PT Semen Padang yang berhasil ditangkap jajaran Polsek Luki, Selasa (9/6).(Dok : Istimewa)

Penulis: Can | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Sempat menghilang satu tahun lamanya, Sam Islami Setia Budi (24) warga Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki) akhirnya ditangkap anggota Polsek Luki.

Sam ditangkap karena melakukan pencurian besi milik PT Semen Padang, sesuai dengan laporan polisi yang ada sama pihak Polsek Luki pada Desember 2018 lalu.

"Pelaku kami tangkap, Minggu malam (7/6) sekitar pukul 21.30 di Simpang SMAN 14 Padang, karena pelaku saat itu hendak pergi bekerja ke PT Semen Padang sebagai buruh lepas," ujar Kapolsek Luki, Kompol Zulkafde kepada wartawan, Selasa (9/6).

Baca Juga

Sebelum berhasil ditangkap, sebut Zulkafde, pelaku ditetapkan sebagai DPO nomor : DPO/04/I/2019/Reskrim, tanggal 15 Januari 2019. "Soalnya, usai melakukan aksi pencurian, pelaku sempat kabur keluar Sumbar dan bersembunyi di tempat familinya," jelas Kapolsek itu.

Namun pada Minggu (7/6), lanjut dia, jajaran Polsek Luki dapat informasi keberadaan pelaku yang kembali ke rumah orang tuanya dan bekerja lagi di PT Semen Padang sebagai buruh harian lepas.

"Berbekal informasi itu, dengan cepat kami lakukan penangkapan pelaku. Dan kini pelaku sudah ditahan di Sel Mapolsek Luki untuk proses hukum," kata Zulkafde.

Dari pengakuan pelaku, tambah Zulkafde, mengakui dirinya yang telah mencuri besi milik PT Semen Padang sesuai Laporan Polisi nomor : LP/280/K/XII/2018/Sektor Luki, tanggal 29 Desember 2018, tindak pidana 363 KUHP, yang masuk ke Polsek Luki. Pelaku pun sempat kabur selama setahun lebih ke luar Sumbar.

"Pelaku merasa kasus yang dibuatnya sudah aman, lalu balik ke rumah orang tuanya. Nyatanya tidak demikian, pelaku justru berhasil kami tangkap," kata Zulkafde.

Komentar