KKP Dorong Hilirasasi Perikanan Sumbar

Metro- 26-07-2022 12:49
Wagub Sumbar Audy Joinaldy didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, Desniarti menyerahkan cinderamata kepada Dirjen PDSPKP Kementerian Kelautan, Artati Widiarti, usai audiensi, Senin (25/7). (Dok : Istimewa)
Wagub Sumbar Audy Joinaldy didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, Desniarti menyerahkan cinderamata kepada Dirjen PDSPKP Kementerian Kelautan, Artati Widiarti, usai audiensi, Senin (25/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Jakarta, Arunala - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mendukung upaya Pemprov Sumbar dalam meningkatkan hilirisasi produk kelautan dan perikanan.

Salah satu dukungan yang diberikan melalui Direktorat Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) yang mendorong investor untuk pengolahan udang.

"PDRB Sumbar terbesar dari sektor pertanian, termasuk perikanan," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat audiensi dengan Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan RI, Senin (25/7).

Baca Juga

Turut hadir Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Desniarti dan Dirjen PDSPKP, Artati Widiarti. Ia merinci dari 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumbar, 7 di antaranya berada di pesisir.

Adapun beberapa komoditi yang dikembangkan di Sumbar antara lain tuna, kerapu, kakap, kepiting, lobster, dan udang vaname yang sebagian besar usahanya masih didominasi UMKM.

"Dengan potensi besar yang ada di Sumbar, kami berharap kepada Kementerian melalui Dirjen dan jajaran agar dapat melaksanakan program prioritas Ditjen PDSPKP dialokasikan untuk Sumbar," kata Audy.

Dalam audiensi antara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Desniarti menambahkan pihaknya berharap dapat mewujudkan budi daya vaname yang terintegrasi di Sumbar.

Mulai dari hatchery, budi daya berkelanjutan, unit pengolahan udang, pemasaran dan kelembagaan. Juga dukungan penanganan ikan pada pelabuhan perikanan dan pengembangan unit-unit pengolahan ikan (UPI).

Menurutnya potensi kelautan dan perikanan Sumbar cukup besar. Hanya saja sejauh ini belum terkelola denan maksimal, seperti udang vaname, ikan kerapu dan lainnya.

Merespons harapan tersebut, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti mengatakan pihaknya akan mendorong hilirisasi produk kelautan dan perikanan di Sumbar termasuk mendorong investor untuk pengolahan udang.

Menurutnya, untuk ekspor saat ini sudah ada pencatatan dari daerah asal ekspor. Selain itu, ada bantuan sarana penanganan udang portable di tambak udang untuk menjamin mutu udang, serta cheese freezer yang masih tersedia pada tahun 2022.

Serta tersedia sarana pengolahan untuk UPI dan sertifikasi kelayakan pengolahannya (SKP).

"Kami juga mendorong pasar ikan higienis dan sentra kuliner juga untuk mendorong pariwisata satu di antaranya di pantai Carocok Pesisir Selatan (Pessel), dan berharap segera difungsikan, selain itu juga ada inkubasi bisnis, diversifikasi produk, bedah UPI, pasar laut Indonesia, aplikasi Gemarikan dan lain-lain," papar Artati.

Ia menambahkan pihaknya akan memfasilitasi daerah sesuai program dan kegiatan yang ada. Sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku dan ketersediaan anggaran.

Selanjutnya, pertemuan ini akan berlanjut melalui komunikasi dengan para direktur teknis terkait.

Komentar