Mardison Sebut Usia Remaja Rentan Terpapar Narkoba

Metro- 22-08-2022 17:50
Wawako Mardison Mahyuddin bersama guru dan siswa SUPM Pariaman sesuai sosialisasi bahaya narkoba, Senin pagi (22/8). (Dok : Istimewa)
Wawako Mardison Mahyuddin bersama guru dan siswa SUPM Pariaman sesuai sosialisasi bahaya narkoba, Senin pagi (22/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin kembali gelar sosialisasi bahaya narkotik dan obat terlarang (narkoba) kepada siswa sekolah yang ada di kota itu.

Kali ini, wawako yang juga ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Pariaman mengajak seluruh Taruna dan Taruni Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Pariaman agar bersatu dan bersama menjauhi narkoba serta memberantas penyakit masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mardison saat menjadi upacara bendera di SUPM Negeri Pariaman itu, Senin (22/8).

Baca Juga

"Narkoba sampai saat ini masih mengancam jiwa putra dan putri bangsa, tidak hanya anak-anak dan remaja, bahkan orang dewasa pun juga cenderung terlibat dengan barang haram tersebut," kata Mardison dalam upacara bendera itu.

Untuk itu, jelasnya, dengan bersatu dan bersama, saya yakin kita bisa menjauhkan diri dari narkoba serta memberantas penyalahgunaan narkoba tersebut.

Dia menerangkan, BNK Pariaman bersama pemko sedang melakukan kegiatan kunjungan ke sejumlah sekolah di kota itu untuk mensosialisasikan bahaya narkoba.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada siswa-siswi, yang mana diusia remaja seperti ini akan sangat rentan terpapar akan penyalahgunaan narkoba.

"Kenapa kita utamakan para pelajar? Karena dengan jiwa yang masih labil, mereka akan menjadi sasaran empuk bagi pengedar narkoba, sehingga dengan awal yang coba-coba akan menjadi ketagihan dan akhirnya merusak para paelajar," tambahnya.

Narkoba atau narkotika secara sederhana, terang Mardison, adalah obat atau zat yang dapat menimbulkan efek halusinasi dan dapat menimbulkan kecanduan.

Untuk itu, dia menyebut, sosialisasi penyuluhan merupakan sebuah upaya pendekatan terhadap masyarakat dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai dampak buruk yang ditimbulkan narkoba.

"Saya mengimbau para siswa jika mengetahui ada saudara, teman atau siapapun yang menjadi pengguna narkoba, agar melaporkan kepada BNK sehingga mereka bisa ditolong dengan jalan rehabilitasi. Imbauan lainnya juga kami minta kepada para pelajar untuk selalu mengisi kegiatan sehari-hari dengan hal bermanfaat serta tidak mudah terpengaruh dengan rayuan-rayuan untuk menggunakan narkoba dan berani mengatakan TIDAK pada narkoba, " tutupnya.

Komentar