Masyarakat Piaman Ikuti Sosialisasi Ideologi Pancasila

Metro- 22-08-2022 18:20
Wako Genius Umar beri sambutan saat membuka sosialisasi ideologi Pancasila yang diadakan DPR RI, BPIP dan Pemko Pariaman, Senin siang (22/8). (Dok : Istimewa)
Wako Genius Umar beri sambutan saat membuka sosialisasi ideologi Pancasila yang diadakan DPR RI, BPIP dan Pemko Pariaman, Senin siang (22/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Setidaknya 200 masyarakat Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman, mengikuti sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila yang merupakan kerjasama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Pemko Pariaman dan Komisi II DPR RI

Hadir sebagai pemateri yakni Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus Dt Batuah dan dihadiri langsung Wali Kota Pariaman, Genius Umar, di Aula Balaikota Pariaman, Senin siang (22/8).

Wako Genius Umar yang membuka pelaksanaan sosialisasi itu menyebutkan dirinya menyambut baik kerjasama yang terjalin antara DPR-RI, BPIP dan Pemko Pariaman untuk menggelar acara sosialisasi itu

Baca Juga

"Kita tentunya berharap pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk terus menumbuhkan dan menguatkan ketahanan nasional di tengah masyarakat. Juga dalam rangka memberikan kesempatan kepada kita semua untuk menguatkan rasa bangga terhadap bangsa sendiri," sebut Genius.

Lebih lanjut, jelas Genius, pelaksanaan sosialisasi langsung ke masyarakat daerah-daerah yang digagas oleh DPR-RI ini, dapat menjadi momentum yang baik bagi masyarakat untuk belajar lebih peduli atau bahkan menyukai masalah-masalah yang berkaitan dengan persoalan bangsa dan negara.

"Serta mampu melakukan pemahaman yang jauh lebih baik terhadap nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Tumbuhkan lah dari sekarang keyakinan diri, bahwa kita adalah orang-orang beruntung yang dilahirkan sebagai bangsa Indonesia," ujar Genius menambahkan.

Genius Umar sedikit menggambarkan, makna dari nilai Pancasila sudah kita terapkan di Kota Pariaman.

Hal tersebut terbukti dengan semangat gotong royong bersama mampu melakukan pembangunan secara gotong royong dengan prinsip non-budgeter.

"Dan itu kita lakukan dimasa pandemi Covid-19, sehingga semangat gotong royong itu berdaya manfaat untuk masyarakat dan membuka potensi ekonomi baru ditengah-tengah masyarakat," imbuh Genius.

"Lebih penting, semua masyarakat mampu mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetap berada di rumah yang sama, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang utuh dan berdaulat dengan semangat pantang menyerah," pungkasnya.

Komentar