Kota Pariaman Komit Percepat Layanan Kesehatan

Metro- 02-08-2022 15:47
Wako Genius Umar saat memaparkan capaian pelayanan kesehatan Kota Pariaman dalam raker kesehatan daerah di Pariaman, Selasa (2/8). (Dok : Istimewa)
Wako Genius Umar saat memaparkan capaian pelayanan kesehatan Kota Pariaman dalam raker kesehatan daerah di Pariaman, Selasa (2/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Capaian Universal Health Coverage (UHC) Kota Pariaman cukup memuaskan. Ini ditunjukkan dengan jumlha kepesertaan BPJS Kesehatan tahun ini mencapai 99,61 persen

"Dengan angka capaian 99.61 persen, berararti hanya tinggal 0,39 persen atau 400 an lagi warga Kota Pariaman yang belum diasuransikan lewat BPJS Kesehatan," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar dalam rapat kerja kesehatan daerah (Rakorkesda), di Hotel Safari inn, Pantai Kata, Kota Pariaman, Selasa (2/8).

Raker ini juga sebagai pencananganUHC dalam rangka percepatan akses kayanan kesehatan peserta bagi PBPU (Bukan Pekerja Penerima Upah) pemko.

Baca Juga

Kemudian terhadap warga yang sudah tercover UHC berhak mendapatkan layanan kesehatan, meski mereka hanya menunjukan KTP saja. Selain itu, BPJS Kesehatan nantinya juga akan membuatkan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang sudah tercover itu," ujar Genius Umar lagi.

Genius menjelaskan, Universal Health Coverage atau cakupan kesehatan semesta, dinyatakan telah tercapai bila seluruh penduduk sudah memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu, baik upaya promotif, preventif, deteksi dini, pengobatan, rehabilitatif dan paliatif tanpa terkendala masalah biaya.

"Dengan telah tercapainya UHC, warga Kota Pariaman yang belum memiliki Jaminan Kesehatan dapat mengakses pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta, hanya dengan menggunakan KTP Kota Pariaman saja," tukasnya.

Genius menyebutkan, salah satu bentuk komitmen Pemko Pariaman di bidang pelayanan kesehatan yakni menbentuk tim percepatan UHC yang terdiri dari OPD terkait (Bappeda, Inspekorat, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Camat).

"Dengan adanya tim percepatan ini, menjadikan tingkat capaian UHC Kota Pariaman padaOktober2020 lalu mencakupan 95,7 persen kepesertaan JKN," terangnya.

Dijelaskanya, di 2019 lalu, Pemko Pariaman membayarkan Rp5 miliar, dengan jumlah peserta PBPU/BP Pemda, Jamkes Sumbar Sakato (sharing), sebanyak9.215jiwa, dan untuk PBPU/BP Pemda Murni Kota Pariaman, sebanyak7.716jiwa.

"Sedangkan di 2022 ini, premi yang dibayarkan telah mencapai Rp11 miliar lebih, dengan jumlah peserta PBPU/BP Pemda, Jamkes-Sumbar Sakato (sharing), sebanyak9.733jiwa dan PBPU/BP Pemda Murni Kota Pariaman sebanyak15.301jiwa," tutupnya.

Komentar