Smandoe Padang Hadirkan Lorong Nano Immune Booster

Teknologi-144 hit 12-06-2020 19:58
Ketua Harian Ikatan Alumni Smandoe Padang, Innsanul Kamil bersama kepala SMA 2 Padang Syamsul Bahri dari para alumni saat resmikan Lorong Nano Immune Booster di SMA itu, Jumat (12/6). (Dok : Istimewa)
Ketua Harian Ikatan Alumni Smandoe Padang, Innsanul Kamil bersama kepala SMA 2 Padang Syamsul Bahri dari para alumni saat resmikan Lorong Nano Immune Booster di SMA itu, Jumat (12/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Pihak SMA 2 Padang bersama Sispala Smandoe, dan KPA Cakrawala Alumni SMA 2 Padang menghadirkan terobosan baru yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan pada masa New Normal ini.

Terobosan yang dibuat dari kolaborasi pihak sekolah, alumni dan Sispalanya itu dalam memutus penyebaran covid di lingkungan sekolah mereka yakni dengan membuat Lorong Nano Immune Booster.

"Ini langkah antisipasi pihak sekolah guna memutus penyebaran virus Corona di Smandoe, dan juga menyelamatkan adik-adik kami siswa-siswi di SMA ini dari virus Covid-19," ujar Ketua Harian Ikatan Alumni Smandoe Padang, Innsanul Kamil seusai peresmian pemakaian Lorong Nano Immune Booster di SMA 2 Padang, Jumat (12/6).

Baca Juga

Selain pembuatan Lorong Nano Immune Booster yang sekaligus pemakaiannya itu, sebut Innsanul Kamil, pihak Smandoe juga dapat bantuan sejumlah Westafel dari pihak donatur, yang nantinya digunakan untuk cuci tangan para siswa setelah melewati Lorong Nano Immune Booster.

"Penggunaan lorong Nano Immune di Smandoe Padang ini akan dijadikan pilot project untuk semua sekolah di Sumbar sebagai langkah pihak sekolah mengantisipasi sejak dini penyebaran Covid-19," tukas Innsanul Kamil.

Kepala SMA 2 Padang, Syamsul Bahri mengapresiasi dan berterimakasih atas bantuan alumni Smandoe Padang khususnya dari KPA Cakrawala dan Sispala Smandoe berupa Lorong Nano Immmune Bosster dan Westafel.

Awalnya kami sempat ragu bagaimana sekolah di tengah krisis Covid-19 ini, tapi adanya Lorong Immunr Booster dan wastafel di setiap kelas, kami siap pola hidup baru," sebut Syamsul Bahri sembari mengatakan lorong imun seperti ini pertama di seluruh sekolah di Sumbar.

"Dua alat ini segera bisa langsung digunakan saat masuk sekolah sekitar 18 Juli 2020 mendatang," lanjut Syamsul Bahri.

Penggagas Lorong Immune Booster di Smandoe Padang, Indra M Gandidi yang juga Dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung menyebutkan, inovasi Nano Immune Booster Tunnel yang dia buat di SMA 2 Padang itu tidak bisa disamakan dengan lorong yang bisa menyemprotkan disinfektan atau alat kimia lain yang no recomended WHO, ketika saat tunnel (lorong) dilewati.

Malah dia menjelaskan, rancangannya yang disebut lorong Imun Booster itu fokus kepada alat, tidak ke lorong atau bilik.

"Ada alat dipasang di bagian atas lorong dengan bentuk sedemikian rupa dan berbagai ukuran. Intinya, alat yang ada di atas lorong Nano Imun Booster. Saya rancang bentuk dan mekanisme kerjanya dengan teknologi nano. Di dalam alat itu dimasukan bahan bahan herbal. Yang jelas no disinfektan no alkohol atau no bahan bahan kimia lainnya," ujar Indra Gandidi.

Dia menerangkan cara kerja alat yang dibuatnya, dimana sejumlah bahan-bahan organik dimasukan ke dalam alat yang sudah dialiri listrik itu. Kemudian bergetar dan selanjutnya menghasilkan asap atau embun.

Komentar