Rebut Mahasiswa Baru, PTS Harus Terbuka Informasi

Metro- 15-09-2022 10:31
Wakil Ketua KI Sumbar, Arif Yumardi bersama Komisioner KI Sumbar Tanti Endang Lestari saat visitasi ke LLDIKTI X wilayah X, di Sumbar, Rabu (14/9). (Dok : Istimewa)
Wakil Ketua KI Sumbar, Arif Yumardi bersama Komisioner KI Sumbar Tanti Endang Lestari saat visitasi ke LLDIKTI X wilayah X, di Sumbar, Rabu (14/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Di tengah perguruan tinggi negeri (PTN) cukup banyak menerima mahasiswa baru, kondisi sebaliknya justru mendera perguruan tingga swasta (PTS).

Pasalnya, dalam penerimaan mahasiswa baru di tahun akademik saat ini, beberapa PTS alami penurunan peminatnya.

"Bahkan, ada PTS di wilayah kerja LLDIKTI X yang mahasiswa barunya (Maba) dua orang saja. Ini cukup memiriskan," ujar Kepala. LLDIKTI Wilaya X, Afdalisma saat diverfikasi faktual tim monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik (KIP) 2022 dari Komisi Informasi (KI) Sumbar, di Padang, Rabu (14/9).

Baca Juga

Menurut Afdalisman, soal perebutan mahasiswa baru kini tidak soal biaya lagi, bahkan kondisi biaya kuliah kekinian justru terbaik dari era dulu.

"Kini swasta banyak lebih murah dibandingkan PTN. Tapi tetap saja tak mampu menggenjot jumlah penerimaan mahasiswa baru. Dan kenyataan yang ada beberapa PTS top di Padang yang sempat jays di era 90-an, kini sudah meredup," ujar Afdalisma.

Sedangkan Wakil Ketua KI Sumbar Arif Yumardi menilai, PTS butuh lari kencang serta membuat inovasi dan improvisasi termasuk mem-branding kampusnya.

"Menghadapi masa sulit itu, PTS mau tak mau harus buat terobosan, PTS juga harus terbuka informasi dan dokumentasi menyangkut kampus mereka. Selain itu, PTS juga harus satu visi dengan pihak yayasannya dalam proses penerimaan mahasiswa baru," kata Arif Yumardi.

Arif juga menerangkan, PTS juga harus ingat, dalam perebutan mahasiswa baru itu, mereka bersaing dengan PTN yang dinilai lebih baik.

Komentar