Ada Festival Cepak Cepong di Pekan Kebudayaan Daerah

Metro- 30-09-2022 21:06
Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah (tengah) saat memberikan pemaparan Pekan Kebudayaan Daerah 2022 di Kantor Dinas Kebudayaan Sumbar, Jumat (30/9). (Foto : Fajril)
Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah (tengah) saat memberikan pemaparan Pekan Kebudayaan Daerah 2022 di Kantor Dinas Kebudayaan Sumbar, Jumat (30/9). (Foto : Fajril)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala - Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2022 Provinsi Sumbar resmi digelar di Taman Budaya Sumbar mulai besok (1/10) hingga 5 Oktober mendatang.

Iven yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-77 Provinsi Sumbar ini bertujuan untuk memberi ruang serta apresiasi kepada seniman dan budayawan agar bisa menampilkan semua talenta yang dimiliki.

"Sudah kurang lebih delapan tahun Pekan Kebudayaan Daerah ini tidak digelar. Besok (1/10), Insya Allah, iven tersebut akan diresmikan oleh bapak Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy," kata Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah, kepada wartawan di Padang, Jumat (30/9).

Baca Juga

Dalam iven bertemakan Daya Budaya itu, sebut Syaifullah, beragam budaya di Sumbar akan ditampilkan. Tidak hanya budaya Minangkabau, tapi juga menampilkan budaya Jawa serta Mentawai. Kemudian, juga menampilkan seni tradisi unggulan setiap daerah.

Dimeriahkan oleh pertunjukan teater, tari, dan musik, pameran seni rupa. Selanjutnya permainan tradisional, olah raga tradisional sipak rago, lomba desain pengembangan motif tradisional.

Lomba fotografi, lomba tutur bakaba, Focus Group Discussion (FGD) serta peluncuran buku dan penyerahan Anugerah Kebudayaan untuk lima orang dan dua komunitas. Selain itu juga bazar seni dan UMKM lokal.

"Tak kalah menariknya kami juga mengadakan Festival Cepak Cepong. Dalam festival ini, pengunjung akan mendapatkan pengalaman bagaimana membuat makanan tradisi. Jadi, pengunjung tidak sekadar mencoba dan melihat saja," ungkap Syaifullah.

Ia mengatakan pengunjung juga tidak perlu meragukan kualitas serta pertunjukan nanti, karena pihak penyelenggara melibatkan kurator dalam proses kurasi karya.

"Setidaknya ada lima kurator yang ahli di bidang masing-masing," tuturnya.

Salah seorang kurator Nasrul Azwar menjelaskan Festival Cepak Cepong sudah langka didengar. Sebenarnya, istilah cepak cepong sangat akrab di telinga masyarakat di era 90-an.

"Cepak cepong ini semacam makan bersama yang kesannya berebutan atau balanjuang. Ini sering dilakukan dalam kegiatan gotong royong, alek mangiriak padi, atau membantai kerbau. Mereka makan secara bersama atau dikenal istilah cepak cepong," paparnya.

Ia mengatakan dalam iven Festival Cepak Cepong pada Pekan Kebudayaan Daerah ini menyajikan makanan tradisi.

"Tidak sekadar makan, tapi ada proses demo pembuatan makanan tradisi ini," tuturnya.

Tidak itu saja, sebut Nasrul Azwar, juga ditampilkan permainan tradisional yang memang langka saat ini. Misalnya permainan engrang, terompa panjang, dan sipak rago.

"Ini yang kita hadirkan dalam Pekan Kebudayaan Daerah," ucap Nasrul Azwar.

Untuk daftar lengkap jadwal kegiatan PKD 2022, bisa dilihat di Instagram Dinas Kebudayaan Sumbar.

"Mudah-mudahan melalui kegiatan ini bisa semakin mengembangkan kebudayaan di Sumbar," harapnya.

Komentar