SIP Syarif Isran dan Pemkab Agam Berakhir Damai

Metro- 01-07-2022 14:28
Ketua majelis komisioner KI Sumbar, Noval Wiska bersama anggota majelis Adrian Tuswandi saat gelar SIP antara Syarif Isran dengan PPID Utama Pemkab Agam, Jumat (1/7). (Dok : Istimewa)
Ketua majelis komisioner KI Sumbar, Noval Wiska bersama anggota majelis Adrian Tuswandi saat gelar SIP antara Syarif Isran dengan PPID Utama Pemkab Agam, Jumat (1/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Sidang sengketa informasi publik (SIP) yakni Syarif Isran dengan termohon Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Agam melalui kuasanya Kabag Hukum Setkab Agam, Oyong Liza berakhir damai.

Penyelesaian SIP yang berakhir damai ini dibenarkan Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar yang juga ketua majelis komisioner pada SIP dua belah pihak ini, Jumat (1/7).

"Kedua pihak dimediasi sudah bersepakat damai dengan mediator Tanti Endang Lestari, hari ini sesuai Perki 1 Tahun 2013, keputusan mediasi dibacakan oleh Majelis Komisioner pada sidang terbuka dan dibuka untuk umum," ujar Noval Wiska kepada wartawan seusai sidang digelar, di ruang sidang KI Sumbar hari itu.

Baca Juga

"Kesepakatan mediasi kami bacakan putusannya siang ini, sifatnya final dan mengikat, putusan ini harus ditindaklanjuti termohon 14 hari kerja sejak putusan diterima para pihak, register sengketa antara Syarif Isran dengan Atasan PPID Utama Pemkab Agam selesai," ujar Nofal didampingi anggota majelis komisioner Arif Yumardi dan Adrian Tuswandi.

Sebelumnya, dalam SIP hari itu, Syarif Isran menjelaskan alasan dirinya mengajukan permohonan informasi keterbukaan publik dan keberatan informasi kepada atasan PPID Utama Pemkab Agam tentang data kependudukan di Disdukcapil pemkab tersebut.

"Saya minta data kependudukan kepada Disdukcapil tapi tidak diberi," ucap Syarif Isran di sidang sengketa itu.

Sedangkan, kuasa dari PPID Utama Pemkab Agam, Oyong Liza saat itu menerangkan pihaknya bersikukuh tidak akan memberikan informasi yang minta pemohon.

Namun, saat majelis komisioner KI Sumbar mengarahkan perselisihan antar dua pihak ini ke jalur mediasi, akhirnya para pihak sepakat damai, Pemkab Agam bersedia memberikan data check list setelah dilakukan pengecekan oleh Disdukcapil terkait daftar nama penduduk yang menguasai lahan apakah warga Agam atau tidak.

Komentar