Tren USG 4 D, Pentingkah Bagi Ibu Hamil?

Metro- 11-10-2022 21:44
Ilustrasi ibu hamil memperhatikan hasil USG. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi ibu hamil memperhatikan hasil USG. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Saat hamil, banyak pasangan yang sudah tidak sabar ingin mengetahui jenis kelamin anaknya melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM. (Dok : Istimewa)
Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM. (Dok : Istimewa)

Seiring perkembangan teknologi di bidang kesehatan, USG kini tersedia dalam jenis empat dimensi, yang mana dalam pemeriksaan USG 4D akan dihasilkan gambar yang bergerak atau video.

USG 4D ini pun kini menjadi tren di Kota Padang. Berikut wawancara Redaktur Arunala.com Fajril dengan Ketua Perkumpulan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) Sumbar Dr dr Dovy Djanas SpOG (KFM) menyikapi tren USG 4D tersebut?

Baca Juga

Arunala.com : Apa beda USG 4D dengan 3D atau 2D, Pak?

Ketua POGI Sumbar: USG 2 dimensi adalah USG dengan pencitraan (gelombang suara/ultrasonik) dengan mengukur dua bidang: panjang dan lebar.

USG ini lebih melihat ke organ-organ dalam dan juga untuk skrining. USG 3D mengukur 3 bidang yakni panjang x lebar x tinggi. Sehingga bisa lebih jelas melihat sesuatu.

Jika kita temui dari pemeriksaan USG 2D ada yang ingin kita telusuri lagi misalnya ada kelainan, USG 3D ini juga bisa melihat wajah janin dan juga organ-organ lain lebih jelas lagi.

Sementara USG 4D sebenarnya istilahnya salah dalam terjemahan. USG 3 D+ waktu (USG 3D dengan realtime/seperti melihat dengan videocam) fungsinya sama saja dengan 3D.

Bisa melihat kelainan dari berbagai bidang atau dimensi. Jadi, USG 4D ini bukanlah segala-galanya.

Arunala.com : Seberapa penting USG untuk kehamilan, Pak?

Ketua POGI Sumbar: USG dulunya sebagai pemeriksaan penunjang. Tapi pada saat ini penting untuk menilai usia kehamilan atau kelainan atau pertumbuhan janin maupun kelainan-lain yang berhubungan dengan kehamilan.

Kalau tidak ada USG tidak lengkap untuk menilai keadaan kehamilan maupun janin yang dikandung.

Arunala.com : Apakah ada efek negatif USG 4D ini, Pak?

Ketua POGI Sumbar: Sampai saat ini belum ada yang dilaporkan USG berbahaya bagi janin. Ini dikarenakan pencitraan dengan gelombang suara.

Arunala.com : Berapa tarif untuk USG 4D ini, Pak?

Ketua POGI Sumbar: Dari segi ilmu fetomaternal untuk biayanya tergantung apa fungsinya dilakukan USG 4D.

Tentunya untuk melihat skrining dan kelainan pada organ-organ janin termasuk wajah, tulang belakang, jantung, paru, rongga perut dan ekstremitas (kaki/tangan) termasuk tali pusat dan plasenta. Tapi jangan disalah artikan hanya untuk melihat wajah saja. (USG rekreasi).

Arunala.com : Apakah dengan titel SpOG sudah bisa mengoperasikan USG atau ada sertifikasi kompetensi dulu baru bisa mengoperasikan USG ini?

Ketua POGI Sumbar: Bagi dokter spesialis kebidanan (SpOG), pemakaian alat USG ini sudah ada di kurikulum pendidikan (tingkat dasar didapatkan dalam pendidikan spesialis).

Tapi, ada tingkatan kompetensi yang dimiliki yakni Dasar, Madya, Advance. Madya dan Advance didapatkan setelah mengikuti pelatihan lanjutan.

Ini ada sertifikatnya yang dikeluarkan oleh Organisasi Profesi. Sama seperti kita membawa mobil tentu ada SIM-nya. Semua orang bisa membawa mobil, tapi keabsahannya tentu ada SIM-nya yang ditunjukkan oleh sertifikat yang dikeluarkan Organisasi Profesi.

Komentar