Alirman Sori Sayangkan Kisruh di Internal DPD RI

Metro- 11-10-2022 23:17
Anggota DPD RI asal Dapil Sumbar, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)
Anggota DPD RI asal Dapil Sumbar, Alirman Sori. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Jakarta, Arunala.com - Belum tuntasnya konflik penggantian pimpinan Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD RI, kini menyeruak isu baru tentang ''kocok'' ulang pimpinan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI).

Isu kocok ulang ini makin memanas dengan adanya aksi lapor Wakil Ketua MPR dari unsur DPD RI kepada pimpinan DPD RI, dan juga ada aksi lapor anggota DPD RI kepada pimpinan DPD RI ke Badan Kehormatan.

Munculnya kondisi ini membuat gerah mayoritas anggota senator, bahkan Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Sumatera Barat (Sumbar), Alirman Sori ikut menyampaikan pendapatnya ketika diwawancari Arunala.com , Selasa malam (11/10).

Baca Juga

Arunala.com : Bagaimana Bang Alirman Sori menilai isu kocok ulang di internal DPD RI, apakah itu benar atau tidak Bang?

Alirman Sori: Kalau sebatas isu mungkin saja, tetapi kebenarannya belum bisa dipastikan, apalagi saat ini anggota sedang melaksanakan kegiatan di daerah selama satu bulan.

Arunala.com : Benarkah isu kocok ulang ini sudah diiringi aksi para anggota DPD RI Bang?

Alirman Sori: Untuk hal itu, saya tidak menapik, namun masih sebatas dinamika dalam berdemokrasi.

Ditanya dengan adanya aksi saling lapor ke BK, menurut Alirman Sori, adalah pilihan yang tepat, untuk menguji, apakah laporan yang disampaikan memenuhi unsur untuk di proses lebih lanjut.

Alirman Sori melihat, mayoritas anggota senator menilai kasus saling lapor ke BK, sebagai indikasi kegagalan pimpinan dalam membangun komunikasi internal pimpinan. Dan hal itu menimbulkan penilaian negatif dari anggota senator terhadap pimpinan.

"Berempat orang saja mereka gagal membangun soliditas, bagaimana membangun soliditas kelembagaan anggotanya 136 orang," ucap Alirman Sori lagi.

Senator asal Sumbar ini menegaskan, bila hal ini tidak segara dikonsolidasikan bisa membuat kegaduhan baru di internal DPD RI.

"Terus terang, saya menyayangkan kondisi ini terjadi. Semestinya hal-hal bersifat internal dapat diselesaikan melalui dialog dalam forum musyawarah dan tidak perlu ada saling lapor, walaupun itu tidak dilarang, tetapi akan lebih elok diselesaikan secara egaliter," ungkap Alirman Sori.

Komentar