Mahyeldi: TMMD Perkuat Hubungan TNI dan Rakyat

Metro- 12-10-2022 10:18
Gubernur Mahyeldi buka secara resmi pelaksanaan TMMD ke - 115 di Kabupaten Padangpariaman, Selasa (11/10) kemarin. (Dok : Istimewa)
Gubernur Mahyeldi buka secara resmi pelaksanaan TMMD ke - 115 di Kabupaten Padangpariaman, Selasa (11/10) kemarin. (Dok : Istimewa)

Penulis: Derizon Yazid

Padangpariaman, Arunala.com - Guna menyamakan visi, misi dan persepsi, serta arah kebijakan dalam penyelenggaraan sekaligus melihat kesiapan masyarakat yang akan menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-155, Gubernur Sumbar, Mahyeldi memimpin upacara TMMD ke-115 di Lapangan Bola INS Kayu Tanam Kabupaten Padangpariaman, Selasa (11/10).

Mahyeldi mengatakan, tujuan dilaksanakannya TMMD Ke 115 Memantapkan hubungan antara TNI Polri dan masyarakat, semuanya menyatu dan kompak.

Dia menegaskan, pada hakekatnya, TNI dan rakyat menjadi bagian tak terpisahkan dalam rangka membangun kesejahteraan dan mempersempit kesenjangan.

Baca Juga

"TMMD merupakan perwujudan filosofi gotong royong masyarakat, yakni membangun bersama-sama," ujar dia.

Mahyeldi juga mengatakan, kegiatan TMMD juga akan menjadikan masyarakat bersatu padu demi memperkuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Selain itu kegiatan TMMD ini juga untuk meminimalisir pemahaman radikal dan separatis dan lainnya.

"Apalagi Presiden Jokowi dalam banyak kesempatan sering mengatakan dunia sedang dalam kondisi sulit, oleh sebab itu untuk menghadapi itu semua jawabannya adalah kompak dan bersatu," imbuh Mahyeldi.

Kegiatan TMMD ini, terdiri dari kegiatan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik tersebut terdiri dari pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter, pemasangan batu mortar sepanjang 200 meter, pemasangan gorong-gorong di lima titik yang masing-masingnya sepanjang 100 meter, rehab rumah tak layak huni serta pembangunan musala.

Kegiatan non fisik terdiri dari penyuluhan bela negara, sosialisasi pelayanan kesehatan, pertanian, pendidikan, hukum dan kamtibmas, penyuluhan keagamaan, penyuluhan KB, stunting, dan posyandu, penyuluhan perikanan, penyuluhan lingkungan hidup dan kehutanan, serta sosialisasi kegiatan pelayanan publik dan kependudukan.

Selain itu, terdapat bantuan untuk lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp125 juta dari Baznas Sumbar, dan dari Baznas Kabupaten Padangpariaman sebesar Rp25 juta untuk satu unit RTLH.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, menyampaikan kegiatan TMMD dapat dipandang sebagai langkah nyata keterlibatan TNI dalam membangun Pedesaan.

Sedangkan dari sisi formula TMMD menjadi lompatan Metodologi Pembangunan yang mengacu pada kesederhanaan kebersamaan dan Koordinasi lintas sektor.

Lanjutnya, kegiatan TMMD ini diharapkan dapat menuntaskan dari ketertinggalan, melakukan percepatan pembangunan di Desa, sehingga sangat tepat dengan Tema yang diusung yakni TMMD Dedikasi terbaik membangun NKRI. (*)

Komentar