Alirman Sori Bentuk Bravo-10 "War on Drug"

Metro- 16-10-2022 23:24
Anggota DPD RI, Alirman Sori bersama para pemuda dan pemudi dari Bravo 10
Anggota DPD RI, Alirman Sori bersama para pemuda dan pemudi dari Bravo 10 "War on Drug" di Bayang, Pessel, Minggu sore (16/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala.com - Dalam masa reses, Anggota DPD RI, Alirman Sori, membentuk kelompok Bravo-10 "War on Drug" (perang terhadap narkoba).

Melalui pesan WhatsApp-nya kepada Arunala.com , Minggu malam (16/10), Alirman Sori menyebutkan, dirinya terinspirasi membentuk Bravo-10 "War on Drug", karena merasa prihatin atas peredaran narkoba yang menyasar kaum milenial.

Dia mengaku, prihatin atas peredaran narkoba yang terjadi di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini. Dan dari kasus mencuat kebanyakan anak-anak milenial menjadi korban sasaran peredaran narkoba itu.

Baca Juga

"Menyikapi maraknya peredaran narkoba tersebut, mengingatkan saya pada sebuah kata bijak Soekarno, mengatakan berikan saya 10 pemuda, akan saya guncang dunia (give me ten youths, I will shake the world)," kata Alirman Sori mengutip penjelasan Presiden RI pertama itu.

Kata bijak ini, memantik adrenalin senator Alirman Sori, mengumpulkan 10 pemuda di tanah kelahirannya Pasar Baru Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), lalu membentuk sebuah wadah kecil yang diberi nama Bravo-10, yang terdiri 10 orang pemuda-pemudi milenial, bertempat di Cafe Gaul Sago, Minggu (16/10).

Dalam arahannya kepada 10 pemuda itu, Alirman Sori mengingatkan pembentukan Bravo-10 "War On Drug" ini bertujuan sebagai wadah berhimpun dengan tugas utama memberikan edukasi kepada para milenial khususnya dan umumnya masyarakat luas tentang dampak buruk dari akibat menggunakan atau memakai narkoba mengancam masa depan.

"Generasi milenial harapan bangsa, negara dan keluarga harus menjauhi hal-hal yang dapat merusak dan menghancurkan masa depan. Kalian semua harus menjadi fungsionaris" gerakan melawan kejahatan narkoba melalui kegiatan sosial kemasyarakatan dalam setiap kesempatan waktu memberikan edukasi kepada kawula muda milenial dan masyarakat umum," ujar Alirman Sori.

"Sebagai generasi muda penerus estafet kepemimpinan, kalian semua harus bebas dari segala yang dapat merusak tatanan kehidupan dan salah satunya adalah narkoba, dan harus berani melawan perang terhadap markoba", imbuh Alirman Sori.

Dia menambahkan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di era globalisasi yang serba digitalisasi membawa perubahan besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kemajuan iptek telah merubah pola hidup dan gaya hidup masyarakat dunia yang tidak ada pembatasan antar masyarakat dunia.

"Konsekuensinya, perubahan yang terjadi telah mengguncang sisi-sisi kehidupan manusia," tegas putra Bayang, Pessel ini.

Dikatakan, Alirman Sori, kemajuan Iptek, akan memberikan manfaat yang sangat besar apabila Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan sebaliknya akan menimbulkan malapetaka apabila SDMnya rendah dan tidak berkualitas.

"Untuk itu pembentukan Satuan Khusus Bravo-10 (Satsus Bravo-10) mempunyai tanggungjawab besar dalam menjalankan misi kemanusiaan dalam melawan peredaran narkoba melalui kegiatan edukasi tentang narkoba," ujar Alirman Sori.

Komentar