Masalah Infertilitas, Tidak Selalu Istri yang Salah

Metro- 29-10-2022 16:44
Pengguntingan pita oleh Komisaris Utama PT Tridaya Medika Sinergi Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS, Komisaris Ade Rezki Pratama, Direktur dr Berriandi Arwan SpOG, Direktur AYani Clinic Women and Children dr Saiful Bahri dan Regional Business Operation Manager PT Morula IVF Indonesia Arief Permana. (Foto : Fajril)
Pengguntingan pita oleh Komisaris Utama PT Tridaya Medika Sinergi Dr dr Dovy Djanas SpOG KFM MARS, Komisaris Ade Rezki Pratama, Direktur dr Berriandi Arwan SpOG, Direktur AYani Clinic Women and Children dr Saiful Bahri dan Regional Business Operation Manager PT Morula IVF Indonesia Arief Permana. (Foto : Fajril)

.

"Berdasar pengalaman saya selama 10 tahun mengelola Morula IVF, ternyata data didapatkan 60-70 persen pengelolaan kasus-kasus infertilitas belum mendapat tempat yang optimal dan maksimal," ungkap Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP M Djamil Padang ini.

Artinya, sebut Dovy, pihaknya ingin memberikan kontribusi menyampaikan informasi dan edukasi kepada pasien, proses kehamilan itu ada hal-hal harus diperhatikan.

"Ternyata di Sumbar ini agak unik. Saya melihat kisaran 60-70 persen masalah itu ada pada suami. Jadi, selama ini disuruh berobat adalah istri. Sementara suami tidak terlibat," ungkap Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Gonekologi Indonesia (POGI) Sumbar ini.

Ia menegaskan kasus-kasus infertilitas itu, ternyata memang pasangan suami istri, khususnya wanita masalahnya terletak pada keterlambatan penanganannya. Makanya, jangan berpikiran masalah infertilitas harus ke bayi tabungnext

Komentar