Mendagri: Ajang MTQ Ingatkan ASN untuk Bersyukur

Metro- 08-11-2022 00:26
Pemukulan beduk pertanda diresmikannya MTQ VI Korpri Tingkat Nasional di Istana Gubernuran, Senin (7/11) malam. (Foto : Fajril)
Pemukulan beduk pertanda diresmikannya MTQ VI Korpri Tingkat Nasional di Istana Gubernuran, Senin (7/11) malam. (Foto : Fajril)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperkuat keimanan.

Ini akan menjadi rem karena ASN dekat dengan kekuasaan dan membuat regulasi serta mengatur rakyat sebagai aparatur pemerintah.

"Oleh karena itu apapun pangkatnya, dia harus menggunakan kewenangan sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat. Jangan sampai terjadi abuse of power atau menyalahgunakan kewenangannya karena mudaratnya akan banyak," kata Tito Karnavian saat pembukaan MTQ VI Korpri Tingkat Nasional, di Istana Gubernuran, Senin (7/11) malam.

Baca Juga

Pembukaan MTQ ditandai pemukulan beduk oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Ketua Umum Korpri Pusat Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Forkopimda dan anggota DPR RI dan DPD RI.

Pada malam pembukaan, diisi perkenalan berupa defile dari seluruh kafilah, pembacaan ayat suci Al Quran oleh Qori terbaik pada MTQ V Korpri di Sulawesi Tenggara, Mariana.

Dilanjutkan doa oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Prof KH Nasaruddin Umar. Kemudian prmbacaan ayat suci oleh Juara I MTQ Internasional 2022 di Kuwait Dasrizal M Nainin serta pengibaran bendera MTQ Korpri.

Kemudian penyerahan Piala Bergilir untuk diperebutkan dalam MTQ kali ini.

Dengan mengingat Tuhan, sebut Tito, diharapkan ASN selalu bersyukur atas apapun yang telah diberikan.

"Misalnya dalam perlombaan MTQ ini yang berbicara tentang keagungan Al Quran. Artinya kita meyakini apapun yang ada di dalam Al Quran itu adalah benar. Tidak perlu diragukan," tutur mantan Kapolri ini.

Dan Allah SWT, sebut Tito, 31 kali berulang-ulang menyampaikan dalam surat Ar Rahman. Artinya maka nikmat mana lagi yang engkau dustakan.

"Oleh karena itu mau gajinya berapa, pangkatnya seperti apa, tunjangannya berapa, ASN harus tetap bersyukur. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 banyak orang kehilangan pekerjaan. Sementara ASN masih menerima gaji dan tunjangan kinerja setiap bulannya," tegasnya.

Kalau tidak disyukuri, tutur Tito, akan ada mudarat yang datang. "Allah SWT dalam surat Al Ghasiyah (Pembalasan) empat ayat terakhir. Artinya Mereka yang berpaling dan kufur, mereka akan mendapatkan azab yang akbar (besar). Dan KepadaNya kita akan kembali dan hanya Allah SWT yang berhak untuk melakukan hisab," sebutnya.

Karena itu, MTQ ini penting untuk mengingatkan ASN untuk bersyukur. "Apapun jabatannya, berapa pun gajinya, berapapun tunjangan kinerjanya, mari kita syukuri. Penting halal dan jangan berlebihan," ingat Tito.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan MTQ Korpri ini momentum untuk mengaktualisasikan ajaran Islam dalam kehidupan.

"MTQ ini selaras dengan membangun sumber daya manusia yang unggul serta meningkatkan kinerja ASN," sebutnya.

Kedekatan dengan Al Quran, tutur Mahyeldi, akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi ASN untuk memberikan kinerja terbaiknya menuju Indonesia mulia.

"Ini selaras tema MTQ Korpri yakni Korpri mengaji, Korpri berkontribusi untuk Indonesia mulia," tutur Mahyeldi.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof Zudan Arif Fakrulloh mengatakan Sumbar mempunyai branding yang kuat di dalam proses kebangsaan dan ketatanegaraan nasional.

Ini mengukuhkan dan memperkuat semangat persaudaraan dan ukhuwah dalam keberagaman.

"Jika ke Sumbar, pasti akan teringat Bung Hatta, tokoh nasional dengan integritas yang kuat. H Agus Salim pemikir dan ahli siasat politik nasional, Tuanku Imam Bonjol pahlawan nasional gagah berani. Dan juga Hj Rangkayo Rasuna Said," sebutnya.

Ia mengajak ASN mewarisi semangat tokoh nasional ini.

"Integritasnya Bung Hatta, keberaniannya Tuanku Imam Bonjol, kecerdasan dan kecerdikan H Agus Salim. Dan keteguhan hati Hj Rangkayo Rasuna Said. Ini akan menjadi bekal yang kuat bagi para ASN Indonesia," tegas Zudan.

Ketua Dewan Pengurus Korpri Sumbar Hansastri menyebutkan perhelatan ini diikuti sebanyak 902 peserta dari 34 Provinsi se-Indonesia dan 49 Kementerian/Lembaga.

Untuk pelaksanaan Musabaqah sendiri pada tanggal 8 sampai 11 November dan penutupan MTQ pada 12 November.

"Pada MTQ ini memperlombakan sembilan cabang dengan delapan venue, tempat pelaksanaan lomba," tutur Sekprov Sumbar ini.

Yakni Tartil Quran dilaksanakan di Masjid Al Hakim, Tilawah Quran di Masjid Raya Sumbar. Hifzul Quran Golongan Juz 30 di aula Kantor Gubernur, Hifzul Quran dengan 7 surat pilihan di aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar. Kemudian, Dakwah Al Quran dan Doa di aula UIN Imam Bonjol Padang.

"Khat Quran di aula SMA Negeri 1 Padang, Khutbah Jumat dan Azan di aula Dinas Kebudayaan Sumbar. Penulisan artikel Al Quran di Laboratorium Komputer BKD Sumbar," papar Hansastri.

Selain itu, selama MTQ berlangsung juga terdapat pameran dan bazar di Halaman Kantor Gubernur pada tanggal 7 hingga 12 November.

"Diadakan Seminar Al Quran di Hotel Pangeran Beach, 7 November," tuturnya.

Komentar